Kumparan Logo

Ini Foto Matahari yang Diambil dengan Jarak Paling Dekat

kumparanSAINSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Matahari terbenam di Danau Kansas, Amerika Serikat. Foto: AP/Charlie Riedl
zoom-in-whitePerbesar
Matahari terbenam di Danau Kansas, Amerika Serikat. Foto: AP/Charlie Riedl

Pesawat ruang angkasa Solar Orbiter milik Badan Antariksa Eropa (ESA) berhasil mengambil potret Matahari secara utuh.

Foto-foto tersebut diambil pada 7 Maret 2022 menggunakan kamera resolusi tinggi dari perangkat Extreme Ultraviolet Imager (EUI), yang dimiliki Solar Orbiter. Masing-masing foto diambil dengan exposure hampir 10 menit. Dari situ, ESA menggabungkan hasil dari 25 foto yang berbeda.

Diketahui saat itu jarak antara pesawat ruang angkasa dengan Matahari adalah 75 juta kilometer —setara setengah jarak antara orbit rata-rata Bumi dan Matahari, menurut laporan Science Alert. Artinya, foto Matahari yang diambil berada dalam jarak yang sangat dekat.

Potret Matahari dari dekat yang diambil pesawat ruang angkasa Solar Orbiter milik Badan Antariksa Eropa (ESA). Foto: ESA

Resolusi fotonya pun sangat besar, yakni 9.148 x 9.112 pixel. Karena inilah, para peneliti lebih mudah untuk memperbesar hasil foto tersebut dan menganalisis detail halus permukaan matahari. Terlihat ada beberapa ‘tonjolan’ matahari di sekitar cakram yang terkadang meletus dan mengeluarkan sejumlah besar plasma ke luar angkasa.

Foto beresolusi tinggi yang diambil oleh Solar Orbiter ini diharapkan membantu para peneliti lebih memahami letusan Matahari. Saat fenomena itu terjadi, tabrakan partikel Matahari dengan medan magnet serta atmosfer Bumi mengakibatkan badai geomagnetik.