Kumparan Logo

Ini Gejala COVID-19, Penyakit Akibat Virus Corona SARS-CoV-2

kumparanSAINSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga menggunakan masker di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara.  Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Warga menggunakan masker di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Indonesia akhirnya melaporkan kasus pertama virus corona baru pada Senin (2/3). Presiden Joko Widodo mengonfirmasi ada dua WNI asal Depok yang terinfeksi virus corona SARS-CoV-2 karena tertular oleh WN Jepang yang datang berkunjung.

Penanganan segera bagi pengidap gejala COVID-19 (penyakit dari virus corona SARS-CoV-2) pun diperlukan untuk mengurangi tingkat penyebaran sekaligus menyelamatkan nyawa korban.

Menurut World Health Organization (WHO), gejala COVID-19 yang paling umum adalah sebagai berikut:

  • Demam di atas 38 derajat celcius

  • Batuk kering

  • Sesak napas

  • Kelelahan

  • Beberapa pasien juga dilaporkan mengalami sakit dan nyeri

  • Hidung tersumbat

  • Pilek

  • Sakit tenggorokan

  • Diare

  • Infeksi menyebabkan pneumonia

  • Sindrom pernapasan akut

  • Gejala lanjutan jika sudah parah atau jika ada riwayat penyakit komplikasi, bisa mengarah ke gagal ginjal

Petugas menggunakan masker di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Gejala-gejala ini biasanya dirasakan secara ringan dan mulai meningkat secara bertahap. Namun, WHO menyebut bahwa bisa jadi orang yang terinfeksi virus corona tidak mengembangkan gejala apa pun dan hanya merasa tidak enak badan.

Masa inkubasi penyakit COVID-19 diperkirakan berlangsung antara 1 hingga 14 hari, dengan waktu yang paling umum sekitar 5 hari. Menurut catatan WHO, perkiraan ini akan diperbarui saat lebih banyak data tersedia.

Sebuah riset dari dr. Zhong Nanshan, yang dikenal sebagai penemu jenis virus corona penyebab SARS pada 2003 silam, menemukan masa inkubasi virus corona ternyata bisa lebih lama. Menurut riset dari Zhong bersama ahli medis China lainnya, masa inkubasi virus corona bisa mencapai 24 hari.

Petugas menyemprotkan desinfektan di rumah korban terinfeksi virus corona di perumahan Studio Alam Indah di Depok, Jawa Barat, Senin (2/3). Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan

Penemuan Zhong ini dipublikasikan dengan judul 'Clinical characteristics of 2019 novel coronavirus infection in China'. Para peneliti mengumpulkan data dari 1.099 pasien coronavirus di 522 rumah sakit yang tersebar di 31 provinsi China.

Adapun sekitar 80 persen penderita COVID-19 dapat pulih dari penyakit tanpa perlu perawatan khusus. Namun, sekitar 1 dari setiap 6 orang yang mengidap COVID-19 sakit parah dan mengalami kesulitan bernapas.

Orang yang lebih tua (berumur di atas 60 tahun), dan mereka yang memiliki masalah medis yang mendasar seperti tekanan darah tinggi, masalah jantung, atau diabetes, lebih mungkin mengembangkan penyakit serius. Oleh karena itu, WHO menganjurkan agar orang yang mengalami demam, batuk, dan kesulitan bernapas untuk segera mencari perawatan medis.

Sejumlah pengunjung dan petugas menggunakan masker di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Virus corona sendiri telah diidap oleh lebih dari 88.000 orang dari 61 negara di dunia. Jumlah kematian yang diakibatkan oleh virus ini telah melampaui 3.000 jiwa per Senin (2/3).

Menurut laporan Channel News Asia, sekitar 2 hingga 5 persen orang dengan penyakit COVID-19 meninggal dunia. Tingkat kematian (mortality rate) COVID-19 sendiri lebih tinggi ketimbang flu (0,1 persen), tapi masih jauh di bawah SARS yang memiliki mortality rate 9,5 persen ketika mewabah pada awal dekade 2000-an.

Pemerintah Indonesia telah mengumumkan kasus pertama virus corona di Tanah Air yang dialami oleh dua warga asal Depok. Menurut pemerintah, kedua pasien ini merupakan ibu dan anak, di mana mereka diduga tertular pada Februari 2020 setelah menghadiri acara dansa di kota tersebut bersama teman mereka asal Jepang yang mengidap virus corona.

kumparan post embed

Kedua pasien saat ini telah dirawat di RSPI Sulianti Saroso. Keduanya dikabarkan dalam keadaan baik, meski masih mengalami batuk.

Untuk menanggulangi kasus virus corona, pemerintah mengklaim bahwa Indonesia sudah memiliki lebih dari 100 rumah sakit dengan standar isolasi baik dan peralatan dengan standar internasional. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun telah membuka layanan hotline bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait virus corona dan COVID-19.

Bagi kamu yang membutuhkan layanan informasi terkait virus corona dari Kemenkes bisa menghubungi nomor berikut ini: 021-5210 411 atau 0812 1212 3119.