Kumparan Logo

Ini Hewan yang Kulitnya Kebal Terhadap Tembakan Peluru

kumparanSAINSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi peluru. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi peluru. Foto: Shutter Stock

Perlu digarisbawahi, tidak ada satu pun hewan di dunia yang kebal terhadap peluru. Yang ada adalah spesies dengan kulit atau cangkang kaku yang menutupi sebagian atau seluruh tubuh untuk melindungi dari serangan tak terduga.

Bahkan hewan lapis baja ini dapat menangkis peluru pistol atau kaliber dan senapan angin. Kalau kamu berpikir itu adalah kura-kura? Jawabannya salah. Lantas, hewan apakah itu?

Armadillo

Ya, dia adalah Armadillo. Dilansir Discovery Wild, armadillo armor yang merupakan anggota keluarga Dasypodidae adalah hewan lapis baja yang hidup di daerah subtropis dan tropis di Amerika Selatan hingga Tengah.

Hewan ini memiliki cangkang yang terdiri dari pelat tulang dikenal sebagai osteodermata. Berat cangkang armadillo ini sekitar 15% dari total berat tubuhnya.

Armadillo tidak sepenuhnya anti-peluru. Cuma cangkangnya yang keras bak baja dapat memantulkan peluru yang ditembakkan ke arah mereka. Dikutip The Independent, dalam sebuah insiden pada 2015 di Texas seorang pria harus dirawat di rumah sakit karena peluru yang ditembakkan ke cangkang armadillo justru memantul kembali ke arah wajahnya.

Ilustrasi armadillo. Foto: COULANGES/Shutterstock

Peluru yang mengenai cangkang armadillo juga pernah memantul menembus sebuah rumah dan melukai seorang wanita tua. Dalam dunia hewan, armadillo adalah makhluk dengan ‘baju besi’ terkuat. Bahkan, ilmuwan telah membuat baju antipeluru yang terinspirasi dari armadillo.

Selain armadillo, ada juga Abalon. Masuk keluarga Haliotidae, abalon adalah moluska gastropoda yang ditemukan di air asin. Mereka hidup dalam cangkang yang bertindak seperti struktur bata dan mortir yang membantu bertahan hidup di lingkungan ekstrem. Abalon dikagumi karena ketangguhan cangkangnya.

Cangkang mereka terdiri dari lapisan kalsium karbonat atau pelat kapur dan protein seperti lem, membuatnya 3.000 kali lebih keras daripada kristal mineral murni. Kalsium karbonat dan protein membuat cangkang mereka lebih kuat, membuat cangkang abalon tahan terhadap tembakan peluru.

Beberapa hewan lain yang dianggap punya kulit semi antipeluru adalah kumbang ironclad, buaya, gajah dan badak. Untuk gajah dan badak, karena mereka memiliki kulit tebal, pada 1800-an para pemburu membuat senjata khusus yang dirancang untuk membunuh hewan besar tersebut.