Ini Penampakan Paling Detail Bintang Terberat di Alam Semesta

23 Agustus 2022 14:30
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Bintang terberat yang diketahui seperti yang terlihat dalam pengamatan baru. Foto:  T.A. Rector (University of Alaska Anchorage/NSF NOIRLab)
zoom-in-whitePerbesar
Bintang terberat yang diketahui seperti yang terlihat dalam pengamatan baru. Foto: T.A. Rector (University of Alaska Anchorage/NSF NOIRLab)
ADVERTISEMENT
Para astronom berhasil menangkap gambar paling detail dari gugus R136 dan penghuninya R136a1, bintang terberat di alam semesta sejauh yang manusia ketahui. Dalam studi yang diterbitkan di Astrophysical Journal, para peneliti mencoba memperkirakan massa objek yang diperkirakan sekitar 170 hingga 230 massa Matahari.
ADVERTISEMENT
Mereka menggunakan teleskop Gemini selatan dari Observatorium Gemini Internasional. Dalam hal ini, peneliti memakai instrumen Zorro dan teknik baru untuk melihat gugus bintang yang terletak di Large Magellanic Cloud, galaksi tetangga Bima Sakti. Instrumen Zorro memungkinkan peneliti melihat bintang-bintang di dalam cluster sehingga peneliti bisa memperkirakan massa objek yang diteliti.
“Kami memulai pekerjaan ini sebagai pengamatan eksplorasi untuk melihat seberapa baik Zorro dapat mengamati objek jenis ini,” jelas Dr Venu Kalari, selaku penulis utama riset, seperti dikutip IFL Science.
Hasilnya, objek raksasa R136a1 berhasil ditangkap dan telihat sangat jelas sehingga tim mampu memperkirakan massanya. Peneliti bilang, ini bukan hanya membuat kita mampu memahami bintang tetapi juga memahami alam semesta secara keseluruhan.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Perbandingan antara Zorro dan Gambar Hubble.  Foto: T.A. Rector (University of Alaska Anchorage/NSF NOIRLab)
zoom-in-whitePerbesar
Perbandingan antara Zorro dan Gambar Hubble. Foto: T.A. Rector (University of Alaska Anchorage/NSF NOIRLab)
Maski sejauh ini bintang R136a1 menjadi objek dengan massa paling berat, namun kemungkinan masih ada bintang lain yang massanya lebih masif dari pada yang diketahui saat ini.
Hasil kami menunjukkan bahwa bintang paling masif yang kami ketahui saat ini tidak sebesar yang kami duga sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa batas atas pada massa bintang mungkin juga lebih kecil dari yang diperkirakan sebelumnya,"
- Dr Venu Kalari, Penulis utama studi -
Adapun teknik yang digunakan di sini disebut pencitraan spekel dan optik adaptif, di mana teknik dapat melawan efek buram atmosfer Bumi. Pendekatan ini bekerja dengan mengambil ribuan pengamatan paparan pendek yang kemudian diproses untuk mendapatkan resolusi sebanding, dan dalam hal ini melebihi pengamatan teleskop ruang angkasa.
“Hasil ini menunjukkan bahwa dengan kondisi yang tepat, teleskop 8,1 meter yang didorong hingga batasnya dapat menyaingi Teleskop Luar Angkasa Hubble dalam hal resolusi, ini juga menyaingi Teleskop Luar Angkasa James Webb,” kata Ricardo Salinas, rekan penulis makalah ini dan ilmuwan instrumen untuk Zorro.
ADVERTISEMENT
"Pengamatan ini mendorong batas dari apa yang dianggap mungkin menggunakan pencitraan spekel."
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·