Kumparan Logo

Ini Tujuan Klasifikasi Makhluk Hidup

kumparanSAINSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kucing.  Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kucing. Foto: Pixabay

Klasifikasi makhluk hidup atau yang biasa disebut taksonomi adalah pengelompokan makhluk hidup atau organisme melalui cara-cara tertentu dengan tujuan untuk memudahkan manusia mempelajari dan mengenali makhluk hidup. Beberapa cara pengelompokan makhluk hidup dilakukan dengan melihat penampilan, reproduksi, mobilitas, dan fungsionalitas makhluk tersebut.

Menurut jurnal berjudul The Purpose of Classifications karya Frederick E. Warburton yang terbit di Systematic Biology, ada tujuan klasifikasi makhluk hidup dibuat. Berikut penjelasannya.

1. Kepuasan intelektual

Ahli komunikasi pribadi, J.A. Moore mengatakan, klasifikasi makhluk hidup bertujuan memuaskan intelektual seseorang. Hal ini sudah menjadi syarat dari berbagai kegiatan sains.

2. Mengelompokan makhluk hidup

Klasifikasi makhluk hidup atau taxonomi berguna untuk mengelompokkan organisme ke berbagai genus, famili, atau kelas sehingga membantu penempatan organisme ke berbagai tingkat taksonomi secara pasti.

Ilustrasi tumbuhan. Foto: Shutterstock

3. Menyediakan informasi bagi para ahli binatang

Informasi mengenai binatang sangat penting bagi beberapa orang. Saat seorang ahli fisiologi ingin membicarakan anjing, maka ia juga harus mengetahui tentang karnivora, mamalia, dan vertebrata, karena anjing termasuk di dalam itu semua.

4. Memperlajari hubungan makhluk hidup

Beberapa makhluk hidup dikategorikan ke dalam famili atau kelas yang sama. Maka dari itu, penting untuk mengetahui hubungan antara makhluk hidup agar mengetahui persamaan atau perbedaan di antaranya.

5. Memberi nama makhluk hidup

Ilmuwan yang menemukan organisme atau makhluk hidup baru akan diberikan nama sesuai dengan taksonomi yang sesuai dengan makhluk hidup tersebut. Taksonomi juga dapat memudahkan seseorang untuk menemukan makhluk hidup menggunakan sistem alfabet.

6. Mempelajari evolusi makhluk hidup

Dengan adanya klasifikasi makhluk hidup seorang ahli dapat mempelajari teori-teori evolusi berbagai organisme.

ilustrasi bakteri Foto: Shutterstock

Klasifikasi makhluk hidup atau taksonomi ini berguna untuk kegiatan sains. Semakin banyak kegiatan ilmiah, teori-teori baru akan selalu muncul ke depannya.

Sama seperti saat Aristoteles yang awalnya mengklasifikasikan makhluk hidup hanya dengan dua kelompok yaitu hewan dan tumbuhan. Teori Aristoteles akhirnya diubah oleh banyak ahli, salah satunya Robert Harding Whittaker yang mengklasifikasikan adanya lima kerajaan makhluk hidup. Hal ini membuktikan bahwa semakin banyak teori terungkap, teori sebelumnya akan terus berkembang.