Karl Marx Ulang Tahun ke-200, China Bikin Kartun Si Pencetus Marxisme

Serial kartun mengenai kehidupan Karl Heinrich Marx, filsuf ternama yang terkenal dengan gagasan Marxisme-nya, akan ditayangkan di China. Rencananya kartun itu akan tampil di situs streaming video China, Bilibili(dot)com.
Produksi serial kartun ini mendapat dukungan dari pemerintah China. Bilibili berkata, sejumlah mitra terlibat dalam proses pembuatan, seperti pemerintah otonom Mongolia Dalam, Weiming Culture Media, dan perusahaan animasi Dongmantang.
Tidak hanya membahas teori politik dan ekonomi yang Marx rancang, kartun ini juga akan mengulas kisah cinta Marx dengan istrinya Jenny von Westphalen dan kisah persahabatannya dengan Friedrich Engels.
"Marx adalah orang hebat yang berdiri tegak di antara langit dan Bumi, sistem ideologi yang ia dirikan seumur hidupnya membangkitkan semua proletar di seluruh dunia dan sangat mempengaruhi sejarah dunia," kata Bilibili, seperti dikutip South China Morning Post.
"Ia adalah manusia biasa. Cintanya pada Jenny, yang banyak menghadapi tantangan, dan persahabatannya dengan Engels, yang hampir terlewat, akhirnya menjadi legendaris," tambah mereka.
Kehadiran kartun seri ini mendapat cibiran dari warganet China. Menurut laporan SCMP, ada beberapa netizen yang mengatakan bahwa penampilan tiga karakter utama di kartun terlihat terlalu bagus.

Ada juga komentar atas tulisan tangan Marx yang tampak lebih rapi di kartun dibanding di dunia nyata. Lalu ada juga pertanyaan unik dari warganet:
"Ini sangat menarik, tapi saya punya beberapa pertanyaan. Apakah orang-orang boleh untuk melakukan cosplay Marx? Apakah ia bisa berpartisipasi di kompetisi karakter kartun?"

Marx sendiri lahir pada 5 Mei 1818 di Trier, Jerman. Hingga saat ini, teori politik yang Marx kembangkan menjadi landasan bagi partai penguasa China. Gambarnya sering menjadi bahan propaganda di Negeri Tirai Bambu itu.
Sejak dilantik pada 2012, Presiden China Xi Jinping selalu mendorong anggota Partai Komunis China untuk tidak melupakan akarnya. Pada suatu acara yang memperingati 200 tahun kelahiran Marx, Xi Jinping mengatakan bahwa kader komunis harus membaca dan memahami karya serta teori Marx.
