Kata Siapa Main Video Game Bikin Anak Bodoh? Ini Faktanya

18 Mei 2022 8:11
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kata Siapa Main Video Game Bikin Anak Bodoh? Ini Faktanya (40635)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak main PUGB. Foto: Abil Achmad Akbar/kumparan
ADVERTISEMENT
Sebuah studi menemukan bahwa bermain video game mungkin punya manfaat baik buat kecerdasan anak.
ADVERTISEMENT
Dipublikasikan di jurnal Nature, para peneliti mengamati 9.855 anak di AS yang mengambil studi ABCD, yakni studi jangka panjang tentang perkembangan otak dan kesehatan anak-anak di Amerika Serikat, berusia 9-10 tahun yang memantau mereka selama dua tahun.
Studi juga mengamati dampak dari bermain game dan aktivitas menonton (TV, YouTube, Twich, dll) pada kecerdasan anak. Mereka juga melihat faktor lain yang memengaruhi kecerdasan termasuk status sosial ekonomi.

"Media digital mendefinisikan masa kanak-kanak modern, tetapi efek kognitifnya tidak jelas dan selalu diperdebatkan. Kami percaya bahwa penelitian dengan data genetik dapat mengklarifikasi klaim kausal dan mengoreksi peran kecenderungan genetik yang biasanya tidak terhitung,” tulis para peneliti.

“Fokus kami di sini adalah pada dampak kecerdasan: kemampuan untuk belajar secara efektif, berpikir rasional, memahami ide-ide kompleks, dan beradaptasi dengan situasi baru.”
Kata Siapa Main Video Game Bikin Anak Bodoh? Ini Faktanya (40636)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bermain game. Foto: Shutterstock
Studi menunjukkan hasil yang sama dengan penelitian sebelumnya: bermain video game tidak merusak kecerdasan. Sebaliknya, ini justru bisa meningkatkan kecerdasan anak.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Temuan terpenting kami adalah bahwa Gaming berdampak positif pada jumlah perubahan kecerdasan sehingga anak-anak yang bermain lebih banyak video game pada usia 9-10 tahun menunjukkan peningkatan kecerdasan paling banyak dalam jangka waktu dua tahun,"
- Peneliti di jurnal Nature -
"Ini konsisten dengan manfaat kognitif yang didokumentasikan dalam studi eksperimental tentang video game. Tanpa diduga, menonton video juga bermanfaat bagi kecerdasan, bertentangan dengan penelitian sebelumnya tentang efek menonton TV."
Peneliti bilang, anak-anak yang menghabiskan waktu bermain game komputer lebih lama berhasil meningkatkan poin IQ sekitar 2,5 poin. Sementara menggunakan media sosial atau menonton konten tidak berdampak apa-apa pada kecerdasan.
"Kami tidak meneliti efek perilaku menonton konten di media sosial pada aktivitas fisik, tidur, kesejahteraan atau kinerja sekolah, jadi kami tidak bisa mengatakan apa-apa tentang itu," kata Torkel Klingberg, profesor ilmu saraf kognitif di Neuroscience Department, Karolinska Institutet.
“Tetapi hasil kami mendukung klaim bahwa aktivitas menonton konten pada umumnya tidak mengganggu kemampuan kognitif anak-anak, dan bahwa bermain video game sebenarnya dapat membantu meningkatkan kecerdasan. Ini konsisten dengan beberapa studi eksperimental bermain video-game.”
ADVERTISEMENT
Peneliti mencatat, studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa keahlian dalam video game tertentu berkorelasi positif dengan kecerdasan.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020