Kumparan Logo

Kentut Keluar dari Vagina, Apakah Berbahaya?

kumparanSAINSverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi vagina  Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi vagina Foto: Shutterstock

Bagi perempuan, kentut yang dikeluarkan dari vagina bisa jadi adalah hal yang biasa. Hal itu bisa terjadi ketika gas kentut terperangkap di lubang anus, lalu ia mencari celah dan akhirnya ia berhasil keluar lewat vagina.

Di sisi lain, ada kentut lain yang benar-benar hanya bisa dikeluarkan dari vagina. Biasanya, itu terjadi ketika sedang atau sesudah melakukan hubungan seks, saat olahraga, atau ketika menggunakan tampon, bukan disebabkan oleh perut yang kembung.

Kentut yang keluar dari vagina disebut dengan queefing. Tapi karena kentut yang keluar dari vagina itu bukanlah gas berbau, sebenarnya itu bukan benar-benar kentut.

Kondisi seperti ini sebenarnya sangat umum terjadi pada wanita dan jarang menjadi masalah kesehatan atau tanda sebuah penyakit. Lalu, kapan kamu perlu khawatir soal kentut dari vagina?

Masalah panggul

Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari kentut keluar dari vagina yang terjadi sesekali tanpa disertai dengan keluhan-keluhan lain. Namun ketika kentut dari vagina terjadi selain akibat dari seks, tampon atau olahraga, dan terjadi sangat sering, mungkin kamu perlu khawatir.

Ilustrasi vagina kering. Foto: Shutterstock

Itu bisa jadi tanda masalah serius pada panggul. Kondisi-kondisi seperti inkontinensia atau prolaps sering dikaitkan dengan gas vagina. Inkontinensia adalah ketidakmampuan menahan air kencing, sementara prolaps adalah keadaan ketika otot dasar dan jaringan ikat (ligamen) dari pelvis melemah dan meregang sehingga tidak bisa menyangga rahim.

Untuk mengatasi itu, penting untuk melakukan senam dasar panggul untuk memperkuat otot dasar panggul, membantu mencegah hal yang tidak terpikirkan, seperti prolaps organ dalam wanita, yang biasanya terjadi setelah melahirkan.

Lebih parahnya, prolaps uterus dapat menyebabkan seorang wanita harus mengalami histerektomi, atau tidak subur. Dengan melatih otot panggul, kamu juga bisa meningkatkan kehidupan seks, sekaligus mencegah inkontinensia dan membuat pasca-melahirkan jadi tidak menyulitkan.

Fistula Vagina

Selain masalah panggul, kentut dari vagina juga bisa menjadi tanda fistula vagina atau munculnya rongga di antara dua organ yang tidak saling terhubung, biasanya di antara vagina dan kandung kemih atau usus. Setidaknya ada tiga juta perempuan yang menderita fistula vesikovaginal atau fistula di antara vagina dan kandung kemih.

Selain mengeluarkan gas dari vagina, penderita fistula bisa mengalami sakit perut akibat kondisi ini. Kejadian ini juga dapat menyebabkan kebocoran tinja ke saluran urine, keluar cairan dari vagina, nyeri dan peradangan.

Lebih lanjut, kondisi ini bisa mengarah pada radang usus atau bahkan tumor seperti kanker usus. Jika kamu memiliki gejala tersebut, segera periksa ke dokter.

kumparan post embed

***

Saksikan video menarik di bawah ini.