Kumparan Logo

Keseringan Ngabuburit Online, Waspada Gejala Mata Kering

kumparanSAINSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
com-Ilustrasi kucek mata Foto: shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi kucek mata Foto: shutterstock

Pandemi COVID-19 membuat masyarakat mau tidak mau harus beradaptasi dengan kebiasaan baru. Harus menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan memaksimalkan aktivitas atau kegiatan di dalam rumah.

Tentu ini bukan hal yang mudah, apalagi di Bulan Ramadhan — di mana biasanya masyarakat menunggu-nunggu waktu untuk ngabuburit di luar, kini harus memaksimalkan waktu di rumah aja.

Tak jarang, selama di rumah aja kita bosan dan akhirnya mencari alternatif hiburan. Salah satunya memanfaatkan gadget alias gawai untuk mendapatkan hiburan dan mengisi waktu ngabuburit saat Ramadhan, seperti mendengarkan kajian atau ceramah online, video call, mencari resep masakan untuk berbuka dan sahur, hingga bermain games.

com-ilustrasi wanita sedang asik dengan smartphone-nya Foto: Shutterstock

Saat pandemi, gawai menjadi salah satu benda favorit selama di rumah aja. Tak heran pemakaian gawai kini meningkat drastis saat Ramadhan. Namun durasi dan frekuensi pemakaian gawai ini justru bisa berdampak pada kesehatan mata. Alasannya, saat berkonsentrasi dan fokus menatap layar komputer dalam jangka waktu lama, frekuensi berkedip akan sangat berkurang.

Berkedip penting untuk menjaga kondisi kelembapan mata, sehingga berkurangnya frekuensi berkedip menjadi salah satu penyebab munculnya gejala mata kering seperti mata sepet, dan perih.

Tidak perlu khawatir, kamu tetap bisa berselancar bebas menikmati ngabuburit online di rumah dengan tips sederhana berikut ini.

  1. Biasakan berkedip saat menatap layar, karena berkedip berfungsi mengembalikan dan menjaga kelembapan permukaan mata.

  2. Atur kecerahan layar, sesuaikan dengan kondisi pemakaian (dalam dan luar ruang). Pastikan kecerahan layar optimal, tidak terlalu gelap atau terlalu terang.

  3. Beri mata waktu untuk istirahat. Jangan terlampau semangat hingga lupa istirahat.

  4. Jika gejala mata kering muncul dan mengganggu aktivitas, gunakan tetes mata yang mengandung air mata buatan seperti Insto Dry Eyes, yang memberikan efek pelumas seperti air mata, mengatasi gejala mata kering, dan meringankan iritasi mata karena produksi air mata yang berkurang. Cukup 1-2 tetes, 3 kali sehari untuk mengatasi gejala mata kering.

com-Insto Dry Eyes Foto: dok. Insto

Insto Dry Eyes bisa jadi pilihan agar ngabuburit online tetap lancar dan nyaman. Jika gangguan mata tidak lekas ditangani, sindrom mata kering dapat menyebabkan kondisi serius seperti infeksi mata, terbentuk jaringan parut di permukaan mata, iritasi mata, hingga gangguan penglihatan.

Kunjungi dokter mata jika keluhan atau gejala mata kering tak kunjung mereda ya!

Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Insto