Kisah Kapal AL AS Diserang Makhluk Raksasa Misterius pada 1978

16 September 2022 9:40 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi cumi-cumi raksasa menyerang kapal. Foto: Morphart Creation/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cumi-cumi raksasa menyerang kapal. Foto: Morphart Creation/Shutterstock
ADVERTISEMENT
Alkisah pada tahun 1978, kapal milik angkatan laut AS, USS Stein, diserang oleh makhluk raksasa. Cerita itu sampai saat ini masih menjadi misteri.
ADVERTISEMENT
Cerita bermula saat kapal berlayar di tengah lautan, tiba-tiba mengalami keadaan darurat yang membuat kapten harus mengalihkan rute perjalanan. Kala itu sistem radar yang bertanggung jawab untuk mengidentifikasi ancaman kapal selam tiba-tiba tidak dapat digunakan.
Menurut Navy magazine, Stein lantas menuju daratan dan mencapai dok kering sehingga para teknisi bisa memeriksa masalah pada kapal. Mereka lantas mengecek bagian kubah besar seberat 27.215 kilogram yang menempel di depan lambung kapal.
Saat mereka memeriksa kubah sonar, teknisi menemukan sesuatu yang tidak biasa. Lapisan karet NOFOUL pada kubah robek. Robekan itu cukup besar sekitar 8 persen permukaan, menandakan bahwa ada kekuatan besar yang telah mencabiknya. Gigi besar tertinggal di bagian bawah lapisan yang robek.
Salah satu cumi-cumi kolosal yang ditemukan terdampar. Foto: commons.wikimedia.org
Dalam upaya memahami makhluk misterius tersebut, ahli biologi Angkatan Laut FG Wood dipanggil untuk memeriksa lapisan NOFOUL. Menurut pemeriksaan Wood, gigi atau cakar yang ditemukan di kubah adalah penyebab utama robekan tersebut.
ADVERTISEMENT
Wood menyimpulkan, robekan ini kemungkinan besar disebabkan oleh cumi-cumi raksasa. Tapi, bisa jadi dilakukan oleh hewan lain yang belum diketahui.
Dilansir IFL Science, jika dilihat dari cakar yang tertanam di karet, hewan ini memiliki ukuran yang cukup mengesankan. Cakar yang tertinggal itu tampaknya milik cumi-cumi kolosal, salah satu spesies cumi-cumi terbesar di dunia. Cumi-cumi kolosal punya ukuran besar dengan cakar melapisi tentakelnya.
Cakar ini digunakan untuk menempel dan mencabik mangsanya, menjadi hewan paling berbahaya. Cumi-cumi kolosal beberapa kali pernah didokumentasikan menempel pada kapal saat mendekati akhir hidupnya. Seperti yang terlihat dalam video di bawah ini, di mana cumi-cumi raksasa menempel pada papan selancar.
Dengan begitu, sangat mungkin hewan yang menyerang USS Stein adalah cumi-cumi kolosal yang sedang mendekati kematian dan muncul ke permukaan lalu menempel pada kubah kapal. Tanda-tanda mirip serangan cumi-cumi kolosal juga ditemukan pada paus sperma, satu-satunya pemangsa mereka.
ADVERTISEMENT
Bisa jadi kubah USS Stein terlihat seperti paus sehingga cumi-cumi menyerangnya. Yang pasti, hewan yang menyerang kapal memiliki ukuran yang sangat besar.
****
Ikuti program Master Class Batch 3, 3 hari pelatihan intensif untuk para pelaku UMKM, gratis! Daftar sekarang di LINK INI.