Kumparan Logo

Kloningan Pohon Apel Isaac Newton Tumbang Dihantam Badai

kumparanSAINSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kloning Pohon Newton yang tumbang. Foto: Twitter/@brockingtonian
zoom-in-whitePerbesar
Kloning Pohon Newton yang tumbang. Foto: Twitter/@brockingtonian

Tiruan dari pohon apel asli yang membuat Sir Isaac Newton menemukan hukum gravitasi dihantam angin kencang usai peristiwa badai Eunice yang terjadi di Inggris.

Pohon di Cambridge Botanical Garden itu tumbang setelah berdiri selama 68 tahun.

Kejadian ini diketahui setelah kurator tempat pohon itu berada, Dr. Samuel Brockington mencuit lewat Twitter pribadinya. “Kami baru saja kehilangan “Pohon Apel Newton kami karena Storm Eunice,” tulis Brockington.

Namun menurut Brockington, meskipun merasa kehilangan, ia dan tim sadar jika pohon itu tak akan bertahan lama lagi karena sudah digerogoti jamur.

X post embed

Menurut laporan BBC, pohon Newton sudah ditanam sejak tahun 1954. Sejak pertama ditanam, pohon itu telah berdiri di pintu masuk Kebun Raya selama 68 tahun.

Pohon apel Sir Isaac Newton dikloning dari pohon di rumah masa kecil Newton di Woolsthorpe Manor, Lincolnshire. Kloning pohon dihasilkan dari metode cangkok yang dari pohon aslinya.

Ada tiga cangkok klon yang pernah diambil sebelumnya. Dua dari tiga cangkokan tersebut kemudian ditanam di Kebun Raya.

“Melalui ilmu pencangkokan yang luar biasa, sehingga ‘Pohon Apel Newton’ diharapkan akan terus menjadi koleksi kami,” kata Brockington.

Lalu bagaimana nasib pohon aslinya? Rupanya, pohon apel asli yang terkenal itu juga bernasib sama alias pernah ditiup oleh angin kencang pada abad ke-19.