Matahari Ternyata Keluarkan Suara Sangat Keras, Begini Bunyinya
·waktu baca 2 menit

Dengan kekuatan luar biasa dahsyat, Matahari tampak sangat sunyi jika dibandingkan dengan Bumi. Kebanyakan orang menganggap Matahari hanya sebagai bola panas putih sunyi karena suara memang tidak pernah benar-benar terdengar di sana.
Namun faktanya, kebisingan di pusat Tata Surya terjadi sepanjang masa. Artinya, Matahari enggak setenang itu guys.
Pada dasarnya Matahari adalah reaksi fusi nuklir raksasa, memompa banyak energi sehingga memanaskan dan menerangi seluruh Bumi, belum lagi seluruh Tata Surya. Selain mengeluarkan panas dan cahaya yang luar biasa, Matahari juga mengeluarkan suara dalam jumlah signifikan. Namun kita tidak bisa mendengarnya. Ini karena suara tak bisa merambat lewat ruang hampa di luar angkasa.
Dalam sebuah utas Reddit 2015, Craig DeForest, seorang ahli heliofisika terkenal dari Departemen Studi Antariksa Southwest Research Institute mencoba menjawab pertanyaan tentang seberapa keras Matahari jika suara tersebut dapat merambat melalui ruang angkasa seperti halnya melalui atmosfer Bumi.
Setelah melakukan sejumlah perhitungan, dia mengatakan bahwa secara teori Matahari akan mengeluarkan suara sekitar 100 desibel, hampir sama kerasnya dengan berdiri di samping pembicara di konser musik rock atau klub malam.
“Matahari sangat keras,” jelasnya. “Untungnya suara tidak menyebar melalui ruang angkasa, ya?”
DeForest bilang, kita sebenarnya punya gambaran tentang bagaimana suara Matahari berkat instrumen ilmiah, salah satunya adalah Michelson Doppler Imager (MDI) yang dipasang di pesawat ruang angkasa SOHO, mengorbit Matahari 1,6 juta kilometer dari Bumi.
Tapi karena suara berada sangat jauh, ini membuat frekuensi sangat rendah untuk ditangkap oleh telinga manusia. Biar suara terdengar oleh telinga kita, para ilmuwan harus mempercepatnya puluhan ribu kali, memadatkan getaran berminggu-minggu menjadi beberapa detik. Hasilnya, bisa didengar dalam cuplikan video di atas.
Suaranya mungkin masih terdengar lemah, maka disarankan untuk menggunakan earphone atau headset.
“Suara tanpa filter yang sebenarnya jauh lebih hiruk-pikuk, dan di telinga akan terdengar kurang seperti suara resonansi dan lebih seperti suara bising,” jelas Dr DeForest.
Jadi, kalau didengar dari frekuensi suaranya, Bumi masih menjadi planet paling berisik ketimbang Matahari atau planet lain di Tata Surya.
