Melihat Kelap-kelip Galaksi di Foto Berwarna Pertama Jepretan Teleskop Baru NASA

12 Juli 2022 13:20
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Presiden Biden rilis foto pertama Teleskop Luar Angkasa James Webb, Objek ini adalah SMACS 0723, klaster galaksi yang cahayanya mengalami pembelokan akibat gravitasi. Foto: NASA, ESA, CSA, and STScI
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Biden rilis foto pertama Teleskop Luar Angkasa James Webb, Objek ini adalah SMACS 0723, klaster galaksi yang cahayanya mengalami pembelokan akibat gravitasi. Foto: NASA, ESA, CSA, and STScI
ADVERTISEMENT
Lembaga antariksa AS, NASA, akan rilis beberapa foto penuh warna pertama hasil jepretan teleskop luar angkasa terbarunya, James Webb, pada Selasa (12/7) pukul 21.30 WIB. Namun, sebelum gambar tersebut diungkap, Presiden AS Joe Biden justru membocorkan terlebih dahulu salah satu fotonya.
ADVERTISEMENT
Presiden AS Joe Biden mengumumkan rilis pertama ini langsung dari Gedung Putih, AS, ditemani dengan wakil presiden AS, Kamalla Harris.
“(Teleskop luar angkasa James Webb) menjadi jendela baru ke sejarah alam semesta, dan hari ini kita akan melihat sekilas dari cahaya yang bersinar dari jendela tersebut.
- Joe Biden, Presiden AS -
“Besok, ketika gambar di dibagikan ke dunia, itu akan menjadi momen bersejarah, bagi sains dan teknologi, bagi astronomi dan eksplorasi luar angkasa,” lanjut Biden.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Perbandingan foto SMACS 0723 teleskop Hubble dengan JamesWebb. Foto: NASA
zoom-in-whitePerbesar
Perbandingan foto SMACS 0723 teleskop Hubble dengan JamesWebb. Foto: NASA
Objek yang dipotret adalah SMACS 0723, sebuah klaster galaksi yang berjarak 4,6 miliar tahun cahaya dari Bumi. Objek ini juga disebut Deep Field, sebutan untuk objek jauh yang mengisi area luar angkasa di mana dulu dikira adalah bagian kosong —dan ternyata berisi ribuan galaksi.
Pada gambar terlihat citra galaksi yang terdistorsi akibat mengalami pembelokan gravitasi —disebut juga lensa gravitasi.
“Apa yang Anda lihat di sana, adalah galaksi yang bersinar mengelilingi galaksi lain yang cahayanya sudah dibelokkan, dan Anda hanya melihat porsi kecil dari alam semesta,” jelas Bill Nelson, NASA Administrator.
ADVERTISEMENT
“100 tahun lalu, kita mengira bahwa hanya ada satu galaksi, dan sekrang kita tahu jumlahnya tidak terbatas”.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020