Melihat Warna-warni Jupiter Hasil Foto Pesawat Antariksa NASA

Juno adalah sebuah wahana antariksa badan antariksa Amerika Serikat, NASA, yang diluncurkan sejak 5 Agustus 2011 dan mengorbit planet Jupiter sejak 4 Juli 2016. Pesawat robotika tanpa awak ini ini membawa misi besar meneliti segala hal terkait planet terbesar di Bima Sakti dan baru-baru ini, ia mengirimkan beberapa foto terkini dan berwarna soal Jupiter.
Foto-foto terbaru yang ditangkap untuk kesembilan kalinya oleh Juno pada 24 Oktober lalu, menunjukkan suasana dari atmosfer Jupiter yang diramaikan dengan berbagai zat.
Nampak pula penggambaran awan-awan beracun yang tampak cantik di belahan selatan dari Jupiter, seperti gambar di bawah ini.

Aslinya foto yang dikirimkan oleh Satelit Juno merupakan potongan-potongan gambar berwarna hitam dan putih. Potongan gambar tersebut kemudian diproses oleh citizen scientist menjadi satu gambar yang utuh lengkap dengan warna berdasarkan elemen kimianya.

Foto-foto itu tentu saja telah melewati proses rekayasa gambar. Setelah Juno menangkap sejumlah gambar soal Jupiter, awak yang berada di Bumi kemudian memprosesnya. NASA mempercayakan pemrosesan gambar Jupiter kali ini kepada seniman gambar Gerald Eichstadt dan Sean Doran asal Inggris.
Berkat mereka, kita bisa melihat atmoster planet ini banyaj mengandung gas hidrogen dan helium yang bergejolak.

Ada pula warna-warni dari awan di Jupiter yang merupakan jejak molekul seperti amonia, metana, sulfur, dan air yang membuatnya berbeda dengan awan yang kita miliki di bumi.
Wahana antariksa Juno akan terus mendokumentasikan Jupiter selama NASA dapat mempertahankannya. Tapi tidak untuk selamanya, karena ada masanya ia harus melakukan "bunuh diri" seperti wahana robot lain yang sudah tua.
Reporter: Sayid Muhammad Mulki Razqa
