Mendengar Suara Meong Kucing Liar Terkecil di Dunia yang Mirip Kicauan Burung

Suara dari seekor kucing liar terkecil di dunia berhasil terekam kamera. Uniknya, kucing kecil ini mengeluarkan suara meong yang justru lebih mirip kicauan burung.
Kucing liar mungil yang dimaksud adalah kodkod atau güiña dengan nama latin Leopardus guigna. Ukurannya tidak lebih besar dari kucing yang biasa kita lihat di rumah.
Beratnya sekitar 2 sampai 3 kilogram dan panjangnya sekitar 75 sentimeter. Habitat aslinya di sekitar hutan subtropis di Chile dan Argentina.
Berikut video rekaman suara meong kucing güiña yang mirip kicauan burung.
Pada tahun ini, kucing kodkod menjadi hewan ke-10 ribu yang mengisi album National Geographic Photo Ark. Album tersebut berisi kumpulan foto fauna dari seluruh dunia.
“Kucing ini sangat misterius. Mereka hidup di dalam persembunyiannya,” ungkap fotografer Joel Sartore, dilansir National Geographic.
Sayangnya, kucing güiña telah masuk ke dalam daftar fauna yang terancam punah, menurut daftar dari IUCN Red List of Threatened Species. Jumlahnya diperkirakan sudah kurang dari 100 ribu ekor di alam liar.
Hewan langka ini banyak mati karena dimangsa hewan lain, keracunan pestisida, atau karena ditabrak kendaraan. Namun yang paling mengancam keberadaan satwa liar ini adalah penebangan hutan yang menjadi tempat tinggalnya.
“Kucing güiña bergantung pada hutan alami untuk tetap hidup,” ujar pendiri pusat rehabilitasi dan konservasi fauna di Chile, Vidal Mugica. “Melindungi (hutan alami) menjadi tujuan utama.”
Sebagaimana kucing pada umumnya, güiña memakan segala hal yang mereka temui di habitat alaminya tersebut. Mereka memanfaatkan cakarnya yang tajam untuk memangsa hewan lain.
Biasanya, binatang berjenis marsupial, serangga, katak, hingga burung menjadi santapan favoritnya. Kucing güiña juga memiliki kemampuan memanjat yang sangat baik.
Jim Sanderson, seorang manajer di Global Wildlife Conservation bilang, hewan ini sangat mirip dengan kucing yang biasa ditemui masyarakat di sekitar.
“Jika kamu cukup beruntung untuk melihat makhluk indah ini di alam, kamu akan langsung berpikir bahwa hewan ini sangat paralel dengan kucing peliharaan di rumah,” ujar Sanderson.
(EDR)
