Kumparan Logo

Mengenal Bluebottle, Ubur-ubur yang Serang Ribuan Warga Australia

kumparanSAINSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ubur-ubur di Australia (Foto: dok. Twitter @DavidJones_now)
zoom-in-whitePerbesar
Ubur-ubur di Australia (Foto: dok. Twitter @DavidJones_now)

Australia kini tengah dihebohkan dengan kemunculan sejumlah ubur-ubur bluebottle. Pada akhir pekan lalu lebih dari 5.000 warga di Australia tersengat oleh mereka. Dan jika dihitung sejak 1 Desember lalu, menurut SBS News, telah ada lebih dari 22.000 orang di Australia yang tersengat ubur-ubur itu.

Dari puluhan ribu orang itu, 3.595 orang dilaporkan menderita luka bakar dan empat pantai utama di Australia kini ditutup untuk mencegah jatuhnya korban lebih banyak akibat diserang oleh makhluk berwarna biru itu.

Apa itu ubur-ubur bluebottle? Pertanyaan ini bisa dijelaskan oleh peneliti dan kepala Australian Marine Stinger Advisory Service, Lisa Ann Gershwin.

Ubur-ubur bluebottle (Foto: ZOE-Animation-Studio/Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ubur-ubur bluebottle (Foto: ZOE-Animation-Studio/Pixabay)

Menurut Gershwin dalam tulisannya di The Conversation, bluebottle merupakan siphonophores atau sekelompok ubur-ubur kolonial. Bukannya hidup sebagai organisme tunggal seperti ubur-ubur pada umumnya, mereka berkoloni dan terdiri dari anggota-anggota koloni yang disebut individu atau seringkali juga disebut zooid.

Salah satu jenis zooid siphonophores bluebottle memiliki pelampung yang disebut pneumatophore. Pelampung ini berbentuk seperti botol atau buah pir yang berisi gas dan bisa mengembang hingga 15 sentimeter. Biasanya ia berwarna biru, tapi ada juga yang memiliki warna hijau atau pink.

Menurut Australian Museum, pelampung bluebottle dapat bertindak sebagai layar, satu menghadap ke kanan dan satu ke kiri. Hal ini berguna untuk mencegah angin yang berembus membawa koloni bluebottle ke daratan.

Menurut Health Direct, sengatan bluebottle adalah sengatan ubur-ubur yang paling sering terjadi di pesisir Australia. Sengatannya menyakitkan, namun jarang korbannya sampai harus berobat ke dokter.

Ubur-ubur bluebottle (Foto: Max Pixel)
zoom-in-whitePerbesar
Ubur-ubur bluebottle (Foto: Max Pixel)

Kejadian aneh

Meski kasus sengatan bluebottle di Australia sering terjadi, Gershwin berpendapat sengatan yang terjadi belakangan ini tergolong tidak wajar. Ia berkata terlalu banyak orang yang disengat bluebottle sejak 1 Desember 2018 hingga 7 Januari 2019.

“Wow, ini tidak biasa,” katanya, sebagaimana dikutip dari SBS News. “Angka (orang yang disengat) yang pernah saya publikasikan setiap tahunnya adalah 25.000 hingga 45.000 per tahun di seluruh Australia.”

Sementara itu, selama lima minggu telah ada 22.282 kasus sengatan yang terjadi di Australia. Itu pun baru 'hanya' di sebagian kecil Australia.

Kondisi gelombang timur laut yang sangat kuat diduga menjadi penyebab banyaknya bluebottle yang terdorong hingga ke daratan. Gershwin juga mengatakan, saat ini aktivitas ubur-ubur bluebottle di bagian tenggara Queensland tengah tinggi dan angin kencang telah menyapu mereka hingga ke daratan.

embed from external kumparan