Mengenal Ikan 'Berkerudung Mawar' Spesies Baru di Laut Maldives

25 April 2022 8:33
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ikan fairy wrasse "Berkerudung Mawar". Foto: Yi-Kai Tea via Reefbuilders
zoom-in-whitePerbesar
Ikan fairy wrasse "Berkerudung Mawar". Foto: Yi-Kai Tea via Reefbuilders
ADVERTISEMENT
Ilmuwan menemukan spesies baru di Laut Maldives, yakni ikan Rose Veiled Fairy Wrasse. Penemuan ini lantas diterbitkan dalam jurnal Zookeys (10/3).
ADVERTISEMENT
Hewan laut bernama latin Cirrhilabrus finifenmaa ini, mempunyai tubuh mungil dengan detail motif warna yang sangat mempesona. Pejantan memiliki warna lebih mencolok dibandingkan betina.
Kecantikan motif pejantan dapat dilihat dari warna kepala magenta, tubuh oranye hingga merah muda, sirip tengah variasi warna ungu dan oranye, serta ekor bercorak ungu dengan bagian luar biru metalik. Sedangkan betina memiliki kecenderungan warna yang lebih pucat.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Ilmuwan mendeskripsikan kecantikan spesies baru ikan ini dengan menyematkan pada namanya, ikan fairy wrasse 'berkerudung mawar.' Kata finifenmaa merujuk pada bahasa Dhivehi yang merupakan bahasa setempat berarti mawar.
Penyebutan kata mawar juga untuk menyematkan identitas Maldives dengan ikon bunga mawar merah mudanya. Sebenarnya persebaran ikan ini pun tidak hanya sebatas di perairan Maldives saja, namun ditemukan juga di perairan Sri Lanka.
Ikan fairy wrasse "Berkerudung Mawar". Foto: Luiz Rocha via Zookeys
zoom-in-whitePerbesar
Ikan fairy wrasse "Berkerudung Mawar". Foto: Luiz Rocha via Zookeys
Dikutip dari Scinews, sebelumnya ikan peri ini dikelompokkan sebagai spesies yang sama dengan Cirrhilabrus rubrisquamis dari Kepulauan Chagos di Samudera India. Namun peneliti mengungkapkan, dua ikan ini merupakan spesies berbeda.
ADVERTISEMENT

Apa yang kami pikir sebelumnya adalah satu spesies ikan yang tersebar luas, ternyata merupakan dua spesies ikan berbeda. Ini menjelaskan mengapa penting mendeskripsikan spesies baru.

Taksonomi secara umum memberikan arti penting untuk konservasi dan pengelolaan keanekaragaman hayati.

- Yi-Kai Tea, peneliti dari University of Sydney -

Dalam jurnal yang sama, peneliti mengungkapkan jika ikan ini ditemukan pada kedalaman antara 40-70 meter di bawah permukaan laut. Sesuai dengan habitatnya, ikan ini termasuk penghuni ekosistem terumbu karang mesofotik yang merupakan zona tidak terpengaruh lingkungan pesisir. Perlu diketahui, zona mesofotik menjadi zona perairan laut yang masih dapat ditembus oleh cahaya matahari.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020