Kumparan Logo

Mengenal Starman, 'Astronaut' Pertama yang Naik Mobil Tesla ke Mars

kumparanSAINSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Starman dan mobil Tesla Roadster. (Foto: SpaceX)
zoom-in-whitePerbesar
Starman dan mobil Tesla Roadster. (Foto: SpaceX)

Selain kesuksesan peluncuran roket Falcon Heavy pada Selasa (6/2), muatan dari roket tersebut juga menjadi perhatian banyak orang. Elon Musk, CEO SpaceX, merelakan mobil Teslanya untuk meluncur bersama Falcon Heavy ke orbit planet Mars sambil memutar lagu Space Oddity milik David Bowie.

Mobil Tesla itu sendiri memiliki seorang penumpang bernama Starman. Penumpang tersebut adalah sebuah boneka lengkap dengan pakaian luar angkasa yang duduk di kursi sopir dari Tesla. Tak hanya itu, mobil tersebut juga dilengkapi banyak kamera untuk melihat kondisi mobil serta perjalanannya.

"Mereka (kamera) akan memberikan banyak gambar yang luar biasa jika berhasil bekerja dan semuanya (peluncuran) berjalan lancar," kata Elon.

Meski tidak ada penjelasan dari Elon, nama Starman kemungkinan besar berasal dari salah satu judul lagu David Bowie.

Kini Starman dan mobil Tesla Roadster sedang 'ditarik' oleh roket terkuat dunia, Falcon Heavy, dalam perjalanan menuju orbit Mars.

instagram embed

Falcon Heavy, Starman, dan Tesla Roadster kini melakukan perjalanan berbahaya dengan kecepatan nyaris mencapai 4 ribu kilometer per jam menuju orbit Mars setelah melakukan manuver melewati medan magnet Bumi yang disebut Sabuk Van Allen.

"Mereka akan dihantam cukup parah oleh partikel," jelas Elon. "Daerah itu sebenarnya sebuah lingkungan radiasi yang lebih berbahaya dibanding luar angkasa."

Starman dan Tesla Roadster.  (Foto: Elon Musk/Twitter)
zoom-in-whitePerbesar
Starman dan Tesla Roadster. (Foto: Elon Musk/Twitter)

Manuver berbahaya ini sengaja dilakukan untuk menguji ketahanan roket Falcon Heavy dan menurut Elon itu bisa menggoda pelanggan baru bagi SpaceX.

Jika manuver itu sukses dilakukan, ini akan menjadi sebuah demonstrasi bahwa SpaceX dapat mengirimkan pesawat luar angkasa beserta perbekalannya ke Mars, menjadikan kita selangkah lebih dekat untuk mengirimkan manusia ke sana, menyusul Starman.