Mengintip Isi Kantong di Perut Kanguru, Apa Saja Fungsinya?

Jika dilihat sekilas, kantong kanguru hanya berfungsi untuk menggendong bayi mereka. Namun ternyata, kantong kanguru juga didesain untuk menyesuaikan perilaku berkembang biak hewan marsupial itu.
Tahukah kamu? Kanguru hanya mengandung janinnya selama 33 hari sebelum dilahirkan. Ukuran bayinya pun tak lazim, yakni hanya sekitar 2,5 cm. Ini sama seperti kandungan manusia saat memasuki usia dua bulan.
Saking kecilnya, bayi kangguru yang baru lahir belum mampu melihat dan mendengar. Selain itu, mereka juga terlahir tanpa bulu.
Bayi mungil itu tentu belum siap berhadapan dengan kerasnya kehidupan di alam liar Australia. Itu sebabnya ia akan berlindung di dalam kantong sang induk untuk sementara waktu. Di dalam sana, bayi kanguru akan merasa nyaman untuk bertumbuh.
Seperti perut ibu hamil, ukuran kantong kanguru yang dilapisi otot-otot dan ligamen akan selalu menyesuaikan ukuran tubuh bayi mereka yang terus bertumbuh. Pertumbuhan bayi kanguru sangat cepat berkat empat puting susu yang ada di dalam kantong kanguru betina.
Air susu kanguru betina mengandung antibodi yang mampu menangkal berbagai kuman penyakit untuk melindungi bayi mungil mereka. Tingkat nutrisi air susu kanguru betina juga akan berubah menyesuaikan kebutuhan pertumbuhan anak mereka.
Misalnya, saat anak mereka memasuki usia tiga bulan, kandungan sulfur dalam air susu kanguru betina akan berlimpah. Ini karena mereka membutuhkannya untuk menumbuhkan bulu-bulu yang lebat.
Uniknya, kanguru betina bisa menghasilkan beberapa jenis susu dari masing-masing putingnya. Mereka pun tetap bisa menyusui dua bayi kanguru dengan usia yang berbeda secara bersamaan.
Meski kanguru hewan yang berbulu, namun di balik kantong mereka justru tidak ada bulunya. Hal ini membuat bayi kanguru bisa bersentuhan langsung dengan kulit induknya untuk merasakan kenyamanan sekaligus kehangatan. Kantong kangguru juga dilapisi dengan kelenjar keringat yang bisa melepaskan zat antimikroba untuk melindungi bayi mereka dari virus, bakteri, dan parasit yang berbahaya.
Namun, segala kenyamanan selama berada di dalam kantong induknya tidak bisa dirasakan lama oleh anak kanguru yang usianya terus bertambah. Saat sudah menginjak usia lima bulan, mereka sesekali akan meninggalkan kantong induknya. Sebulan berikutnya, anak kanguru sudah mulai mengenal dunia luar.
Seiring bertambahnya usia, mereka akan hidup lebih mandiri dan tidak bergantung pada induknya. Barulah pada usia delapan bulan, anak kanguru bisa meninggalkan kantong induknya secara permanen.
