Kumparan Logo

Momen Bebe si Burung Nuri Menyelami Laut Bahama Pakai Kapal Selam Mini

kumparanSAINSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bebe, burung nuri yang menyelam menggunakan kapal selam. Foto: Instagram/bebebirdparrot
zoom-in-whitePerbesar
Bebe, burung nuri yang menyelam menggunakan kapal selam. Foto: Instagram/bebebirdparrot

Seekor burung nuri bernama Bebe mungkin tak pernah menyadari bahwa dirinya telah mencatat pengalaman langka, yakni menyelami Samudra Atlantik. Ia menjadi satu-satunya burung nuri yang ‘menyelam’ di laut terbuka.

Bebe memang bukan hewan peliharaan biasa. Dia hampir selalu ikut dalam berbagai petualangan sang pemilik, Steven Lawyer, mulai dari terjun payung, bersepeda ratusan kilometer, hingga bermain ski.

Petualangan terbarunya adalah menyelami laut Bahama menggunakan kapal selam mini buatan pemiliknya. Kendaraan itu diberi nama Bebosphere, Lawyer merakitnya dari wadah plastik makanan dan tabung udara paintball.

Video aksi Bebe menyelam viral di Instagram dengan lebih dari 4,4 juta penonton, bahkan sempat ditampilkan di acara 'The Late Show With Stephen Colbert'. Dalam acara tersebut, sang pembawa acara sempat berseloroh bahwa menyebut alat itu sebagai kapal selam mungkin sedikit berlebihan.

Aksi unik ini juga menuai kritik dari sebagian warganet yang menilai berbahaya bagi burung. Namun, Lawyer menegaskan Bebe melakukan aktivitas tersebut secara sukarela.

Menurutnya, sebelum menyelam benaran di laut, Bebe telah berlatih di rumah menggunakan alat yang sama di wastafel. Selama latihan, burung tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda stres seperti menyembunyikan kepala, mengepakkan sayap secara tegang, mencoba kabur, atau mengeluarkan suara panik.

“Ia masuk dengan kemauannya sendiri dan tampak menikmatinya,” kata Lawyer (60), dikutip The Washington Post. “Saya yakin dia akan melakukannya lagi. Dia lebih memilih itu daripada hanya diam di kandang atau di penginapan.”

instagram embed

Steven Lawyer dan Bebe si Burung Nuri Akrab Sejak 2020

Lawyer pertama kali bertemu Bebe pada 2020 di sebuah toko hewan di Florida, AS. Ia langsung tertarik pada burung kecil yang aktif tersebut. Bebe bahkan sempat berdiri di jarinya dan mencengkeram topi anaknya dengan paruhnya.

Nama Bebe dipilih karena burung jenis ini kadang disebut bee bee parrot, sekaligus karena ukurannya yang kecil seperti bayi. Sejak saat itu, Bebe hampir selalu menemani Lawyer ke mana pun. Saat Lawyer menerima panggilan telepon, Bebe sering terbang mendekat dan memutuskan sendiri apakah panggilan itu diterima atau ditolak dengan menyentuh layar.

Bahkan, saat Lawyer mengajar kelas sepeda dalam ruangan, Bebe ikut mengajar dari bahunya dengan suara cicitan. Jika lelah, Bebe akan masuk ke dalam baju Lawyer, dan saat malam hari, ia tidur di dada pemiliknya.

Bebe juga dikenal di Iowa karena sering ikut dalam perjalanan sepeda tahunan sejauh sekitar 800 bersama Lawyer. Pada tahun lalu, kisahnya bahkan tampil di halaman depan media lokal.

Ketika bersepeda dengan kecepatan hingga 60 km per jam, Bebe akan mencengkeram kerah baju Lawyer dengan kuat. Kadang ia terbang menjauh, tetapi selalu kembali ke bahu pemiliknya.

“Dia seperti duta kecil pembawa senyum,” kata Lawyer. “Banyak orang langsung berubah suasana hatinya saat melihatnya.”

Tak berhenti di darat dan laut, Bebe juga pernah ikut terjun payung. Lawyer, yang memiliki latar belakang fisika dan hobi skydiving, membuat kapsul plastik transparan yang dipasang di bagian depan baju terjunnya. Bebe duduk di dalam kapsul tersebut selama lebih dari 12 lompatan, dengan ventilasi yang cukup untuk memastikan kenyamanannya.

Dari laut hingga langit, kisah Bebe menunjukkan bahwa batas antara manusia dan hewan peliharaan bisa melampaui hal-hal yang biasa, bahkan bisa menjadi bestie yang tak terpisahkan.