Kumparan Logo

Musim Mudik Tiba, Kenapa Ada Orang yang Bisa Mabuk Perjalanan?

kumparanSAINSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mudik gratis di Terminal Nusantara Pura, Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Sabtu (15/4/2023). Foto: Kemenhub
zoom-in-whitePerbesar
Mudik gratis di Terminal Nusantara Pura, Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Sabtu (15/4/2023). Foto: Kemenhub

Lebaran sebentar lagi, musim mudik tiba. Artinya, ada jutaan orang yang akan melakukan perjalanan antar kota atau provinsi melalui darat, laut, hingga udara.

Bagi mereka yang mudik lewat jalur darat dan laut, perjalanan bisa menghabiskan waktu berjam-jam hingga berhari-hari, tergantung seberapa jauh jarak yang ditempuh. Selain melelahkan, perjalanan lama juga seringkali memicu kondisi yang kurang menyenangkan, salah satunya adalah mabuk perjalanan yang ditandai rasa mual hingga muntah.

Mabuk perjalanan ini umumnya dialami oleh anak-anak. Namun dalam kondisi tertentu apalagi kurang sehat, orang dewasa juga bisa mengalaminya. Lantas, kenapa orang bisa mengalami mabuk perjalanan? Mari kita bahas lebih lanjut.

Kenapa orang bisa mabuk perjalanan?

Menurut para ahli, mabuk perjalanan terjadi ketika bagian otak yang bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan menerima informasi sensorik terganggu. Sering kali terjadi karena perbedaan antara apa yang dirasakan dan apa yang dilihat.

Misalnya, saat kamu berada di mobil atau perahu dan kamu masih merasakan gerakan dari kendaraan, maka otak akan merasakan gangguan sensorik sehingga membuat kamu mual. Gejala mabuk perjalanan ini hampir sama dengan rasa mual yang dialami ketika menggunakan perangkat Virtual Reality terlalu lama.

Ilustrasi anak mabuk perjalanan. Foto: Shutter Stock

Sementara dalam Medical News Today dijelaskan, mabuk perjalanan adalah gangguan telinga bagian dalam yang umum terjadi. Ini disebabkan oleh gerakan berulang dari kendaraan atau gerak lain yang mengganggu telinga bagian dalam.

Adapun gejala mabuk perjalanan meliputi:

  • Mual

  • Muntah

  • Muka pucat

  • Berkeringat

  • Meneteskan air liur

  • Napas pendek

  • Pusing

  • Kantuk

  • Menguap

Tanda umum lainnya

  • Perasaan tidak nyaman

  • Tidak enak badan

  • Diagnosis

Sebagian besar orang yang mengalami mabuk perjalanan bisa diatasi dengan cara meminum obat. Sementara kasus yang lebih parah harus segera memerlukan pertolongan atau perawatan dokter spesialis THT (telinga, hidung, tenggorokan).

Pengobatan

Mabuk perjalanan biasanya akan berhenti kalau kamu turun dari kendaraan yang dinaiki. Tapi ada juga orang yang mengalami gejala mabuk hingga berhari-hari setelah perjalanan selesai. Adapun cara lain untuk menangani mabuk perjalanan adalah:

  • Melihat cakrawala

Kamu bisa melakukanya dengan cara membuka jendela, lalu melihat pemandangan atau alam yang dilihat sepanjang perjalanan agar otak dan matamu lebih fresh.

  • Menutup mata atau tidur

Menutup mata akan sangat membantu meredakan gejala mabuk perjalanan, atau jika memungkinkan tidur juga sangat ampuh menyelesaikan konflik input antara mata dan telinga bagian dalam.

  • Mengunyah

Metode sederhana lain untuk meredakan mabuk perjalanan adalah dengan mengunyah. Mengunyah permen karet memiliki keefektifan luar biasa untuk mengurangi gejala mual.

  • Udara segar

Menghirup udara segar dan sejuk bisa sedikit meredakan gejala mabuk perjalanan.

Cegah anak alami mual atau mabuk perjalanan tanpa obat Foto: Shutterstock

Mencegah biar gak mabuk perjalanan

Ada beberapa tips untuk mencegah supaya enggak mabuk saat berkendara. Berikut tipsnya:

  • Selalu melihat ke depan dan usahakan berada di posisi duduk yang baik supaya mata melihat gerakan sama seperti yang dirasakan tubuh dan telinga bagian dalam.

  • Di mobil, duduklah di kursi depan dan lihatlah pemandangan sepanjang perjalanan

  • Di pesawat, duduklah di dekat jendela dan lihat keluar

  • Jangan membaca atau main smartphone jika mengalami mabuk perjalanan

  • Jangan duduk di kursi menghadap ke belakang

  • Jangan menonton film atau bicara dengan pemudik lain yang juga sedang mengalami mabuk perjalanan

  • Hindari bau menyengat dan makan pedas atau berminyak sebelum dan sesudah perjalanan

  • Terakhir, kamu bisa minum obat anti-mabuk yang banyak dijual di toko atau apotek dengan tetap berkonsultasi dahulu pada dokter