Tekno & Sains
·
22 November 2020 17:32

NASA Mau Luncurkan Satelit 'Rumah' untuk Pantau Laut

Konten ini diproduksi oleh kumparan
NASA Mau Luncurkan Satelit 'Rumah' untuk Pantau Laut (103476)
Sentinel-6 Michael Freilich satellite. Foto: NASA
NASA berencana meluncurkan satelit untuk memantau kenaikan permukaan laut. Peluncuran satelit tersebut menandai kelanjutan pekerjaan NASA selama tiga dekade terakhir, konsisten memantau kenaikan permukaan air laut.
ADVERTISEMENT
Dilansir The Verge, satelit tersebut bertujuan untuk membantu ilmuwan mendapat pandangan detail dan akurat soal garis pantai beberapa daratan. Satelit ini juga akan mengumpulkan data cuaca Bumi.
Peluncuran akan dilaksanakan pada pukul 9:17 AM PST atau pukul 00.17 WIB Minggu tanggal 22 November. NASA menamai satelit ini Sentinel-6 Michael Freilich.
"(Satelit ini jadi) kursi terdepan untuk melihat pemandangan terbaik laut atau samudera dari luar angkasa," kata Kepala Sains NASA, Thomas Zurbuchen.
Sentinel-6 Michael Freilish akan diluncurkan dari Pangkalan Udara Vandenberg, California di Amerika Serikat menggunakan roket SpaceX Falcon 9. Sesaat setelah diluncurkan dan masuk orbit, Sentinel-6 akan mulai bekerja memantau perkembangan kenaikan permukaan air laut.
Dari luar angkasa, satelit akan mengirim data ke para peneliti NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA). Pekerjaan ini akan terus berlanjut sampai 10 tahun ke depan. Satelit berikutnya, Sentinel-6B akan menyusul dalam waktu 5 tahun dari sekarang.
ADVERTISEMENT

Pantau air laut sejak 1990an

NASA Mau Luncurkan Satelit 'Rumah' untuk Pantau Laut (103477)
Sentinel-6 Michael Freilich satellite. Foto: NASA
NASA mulai bekerja memantau ketinggian permukaan air laut sejak tahun 1900an. Saat itu, para peneliti penasaran apakah prediksi tentang dampak perubahan iklim menjadi kenyataan di kemudian hari.
“Pertanyaan apakah lautan naik atau tidak [saat planet memanas] telah diselesaikan oleh satelit-satelit ini, itu bukan pertanyaan,” kata Zurbuchen.
"Sama yakinnya dengan gravitasi di sini di mana saya duduk, lautan ini naik dan kita perlu menangani apa yang mempengaruhi hidup kita."
Sentinel 6 memiliki desain unik. Bentuknya mirip seperti rumah yang memiliki atap dan tembok. Terlepas dari keunikannya, alat ini diharapkan akan memberikan citra beresolusi tinggi lebih dekat ke pantai dan memungkinkan prakiraan cuaca dan prediksi datangnya badai lebih akurat.
ADVERTISEMENT
NASA cukup percaya diri dengan perangkat teknologi Advanced Microwave Radiometer (AMR-C) di dalam satelit. Dengan perangkat ini, ilmuwan bisa melihat fenomena laut terkecil secara detail khususnya pada wilayah garis pantai.
NASA Mau Luncurkan Satelit 'Rumah' untuk Pantau Laut (103478)
Sentinel-6 Michael Freilich satellite. Foto: NASA
Sentinel-6 akan merekam rata-rata temperatur permukaan bumi hingga mendeteksi seberapa cepat perubahan iklim terhadap menyusutnya garis pantai. NASA bekerja sama dengan ESA menggunakan instrumen Global Navigation Satellite System - Radio Occultation (GNSS-RO).
Teknologi ini akan melacak refraksi dari gelombang radio yang dapat digunakan ilmuwan dalam mengukur perubahan kecil kepadatan atmosfer, suhu hingga kadar air.
Pengukuran granular juga dapat digunakan untuk melihat bagaimana perubahan permukaan laut di dekat garis pantai yang dapat mempengaruhi navigasi kapal dan penangkapan ikan komersil.