Kumparan Logo

Pemakai Kawat Gigi Rentan Sariawan, Ini Tips Mencegahnya!

kumparanSAINSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kawat gigi Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Kawat gigi Foto: Shutter Stock

Pemasangan kawat gigi atau dikenal juga dengan sebutan behel menjadi solusi yang aman untuk merapikan bentuk dan susunan gigi. Di sisi lain, pemakaian kawat gigi juga menimbulkan efek samping. Sebut saja radang pada gusi akibat luka gesekan dari kawat yang menyebabkan sariawan.

Meski tidak berbahaya, sariawan ini cukup mengganggu kenyamanan saat beraktivitas, apalagi di bulan pertama mengenakan kawat gigi. Bahkan gangguan ini bisa menyebabkan kesulitan mengunyah hingga akhirnya turunnya nafsu makan.

Jangan khawatir, sariawan saat menggunakan kawat gigi dapat dicegah sedini mungkin, kok. Ini dia kiat agar Anda nyaman dan bebas sariawan meski mengenakan behel:

Tips mencegah sariawan untuk pemakai kawat gigi

1. Pastikan kebersihan mulut

Gunakan sikat gigi khusus yang memiliki bulu lembut dan bila perlu gunakan oral irrigator. Foto: Shutterstock

Salah satu penyebab yang memperparah sariawan adalah menumpuknya sisa makanan di sela-sela gigi yang menjadi sarang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak. Untuk mengatasinya, gunakan sikat gigi khusus yang memiliki bulu lembut, dan bila perlu gunakan oral irrigator atau alat khusus yang bekerja dengan menyemprotkan air bertekanan untuk membersihkan sela-sela gusi yang sulit dijangkau.

Dental floss atau benang gigi juga bisa membantu menyingkirkan sisa makanan di gigi. Masukkan benang gigi di sela kawat dan gigi, lalu geser benang ke atas dan bawah secara perlahan. Kemudian kumur-kumur untuk membilas sisa makanan di mulut.

2. Cukup konsumsi air minum

Dilansir laman Mouth Healthy, selain membersihkan sisa makanan, air minum juga dapat membantu mengencerkan asam yang dihasilkan bakteri di dalam mulut. Selain itu, asupan air yang cukup juga dapat mencegah mulut kering akibat menurunnya produksi saliva atau air liur. Nah, saat mulut kering, risiko gesekan yang menyebabkan sariawan makin besar, lho.

Menurut Mayoclinic, konsumsi air setidaknya 3,7 liter setiap hari untuk laki-laki, dan 2,7 liter bagi perempuan. Namun kebutuhan air bisa meningkat tergantung keadaan, misalnya pada ibu hamil atau orang dengan aktivitas luar ruangan yang tinggi.

3. Hindari makanan keras dan rentan menyelip

Sebaiknya hindari makanan yang berserat, keras, atau makanan bertekstur lengket. Foto: Shutterstock

Di masa awal memakai kawat gigi, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan yang keras atau bertekstur lengket. Selain rentan menyelip, jenis-jenis makanan tersebut juga bisa menyebabkan rasa tidak nyaman di gigi.

Sebaiknya hindari makanan seperti daging merah yang berserat, buah yang harus digigit dengan kuat, permen, atau makanan bertekstur lengket. Sebagai gantinya, sementara waktu konsumsi makanan yang bertekstur lunak seperti jus, buah-buahan dan sayur lunak, bubur, atau hidangan berkuah yang bisa ditelan dengan mudah.

4. Gunakan obat pereda nyeri

Saat nyeri akibat sariawan atau luka akibat kawat gigi semakin mengganggu, tak ada salahnya menggunakan obat pereda nyeri untuk meredakannya. Tapi mencari obat pereda nyeri juga tidak boleh sembarangan. Cari obat dengan kandungan yang aman bagi gigi, mulut, dan tubuh secara keseluruhan, seperti seperti Frezza Medicated Mouth Ulcer Spray.

Frezza Medicated Mouth Ulcer Spray merupakan obat semprot dengan kandungan Hyaluronic Acid, Aloe Vera, dan kandungan lainnya yang bekerja membantu penyembuhan sariawan atau luka akibat trauma yang disebabkan oleh kawat gigi, radang gusi, dan membantu regenerasi jaringan lunak. Foto: Frezza

Frezza Medicated Mouth Ulcer Spray merupakan obat semprot dengan kandungan Hyaluronic Acid, Aloe vera, dan kandungan lainnya yang bekerja dengan membentuk lapisan pelindung pada permukaan mukosa mulut dan melembapkan jaringan yang luka, sehingga dapat mengurangi nyeri, membantu penyembuhan sariawan atau luka akibat trauma yang disebabkan oleh kawat gigi, radang gusi, dan membantu regenerasi jaringan lunak.

Produk dari Konimex ini berbeda dengan produk lainnya yang hanya bekerja untuk mengurangi rasa sakit namun tidak mengatasi jaringan yang terluka. Selain itu, kandungannya juga lebih aman tanpa mematikan sel-sel atau mempersempit pembuluh darah kapiler.

Komposisinya yang tidak mengandung alkohol juga membuatnya aman jika tertelan. Apalagi ujung spray yang unik membantu menjangkau area sariawan atau luka di seluruh rongga mulut. Cara pemakaiannya mudah, cukup semprotkan sebanyak 3 kali atau sesuai kebutuhan pada daerah yang sakit, lakukan 3–4 kali sehari.

Tak perlu pusing lagi saat sariawan datang, atasi dengan Frezza Medicated Mouth Ulcer Spray yang dapat dibeli di apotek terdekat atau official store di sini.

Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Frezza