Peneliti Bikin Robot Penyelamat Korban Bencana, Bisa Terbang Kayak Iron Man
·waktu baca 2 menit

Sekelompok peneliti dari Istituto Italiano di Tecnologia, Italia, tengah menciptakan robot humanoid yang bisa terbang mencari dan menyelamatkan korban bencana alam. Inovasi yang mereka kembangkan itu disebut iCub.
iCub tampaknya terinspirasi dari tokoh pahlawan super Marvel, Iron Man. Karena ia bakal dilengkapi sistem propulsi di telapak tangannya, memungkinkannya bergerak dengan mudah, seperti berubah arah atau naik dan turun, saat terbang di udara.
Tim percaya, robot ini akan sangat berfungsi dalam situasi bencana alam, utamanya mencari dan menyelamatkan orang yang terjebak atau terluka. Ketika iCub tiba di tujuan, dia dapat menyurvei lokasi bencana di dalam dan luar ruangan untuk mencari korban yang selamat.
“Gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004 menewaskan sekitar 230.000 orang di 14 negara, menyebabkan 140.000 terluka, dan akibatnya 1,74 juta orang harus dirawat dan mengungsi," kata peneliti sebagaimana dikutip IFL Science.
“Sayangnya, robotika masih tertinggal untuk menawarkan solusi yang terjangkau dalam skenario bencana tersebut. Robot humanoid dapat digunakan untuk tugas inspeksi dan manipulasi dalam ruangan, tetapi robot akan berjuang dengan inspeksi luar ruangan."
Inilah yang sedang dikembangkan peneliti dengan membuat robot humanoid untuk melakukan evakuasi dan penyelamatan. Robot iCub ini nantinya dirancang agar mampu memanipulasi, seperti membuka pintu dan memegang objek bergerak.
Sejauh ini, mereka telah mengembangkan algoritma robot untuk mengontrol ketinggian dan posisi saat di udara. Sama seperti yang diajarkan Iron Man kepada kita, mendapat kontrol yang akurat saat terbang adalah kunci dalam mengembangkan robot dan ini tidaklah mudah.
Ketika iCub sudah bisa digunakan, ia dapat mengevakuasi anak usia 5 tahun atau orang dengan tinggi badan 104 cm dan berat 33 kilogram. Dua sistem propulsi yang diikat ke robot kecil memungkinkannya menjangkau korban dalam hitungan menit saat dikerahkan ke lokasi bencana.
Meski robot ini masih prototipe, sekitar 40 iCub sudah dikerjakan di seluruh dunia. Jadi, sudah waktunya era robot beraksi di lokasi bencana.
