Kumparan Logo

Peneliti: Pembangunan Bendungan di Grand Canyon Bisa Rusak Ekosistem

kumparanSAINSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Grand Canyon.  Foto: Dok: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Grand Canyon. Foto: Dok: Pixabay

Rencana pembangunan bendungan di dekat Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat, menuai kontroversi. Kelompok pemerhati lingkungan memperingatkan rencana itu bisa mengakibatkan banjir di Little Colorado River.

Diprediksi, banjir ini akan berdampak parah bagi situs budaya asli Amerika yang sakral dan ekosistem satwa liar yang menempati wilayah tersebut.

Jika rencana pembangunan bendungan ini mendapatkan lampu hijau, bangunan setinggi 24 lantai akan didirikan di seberang Little Colorado River, sekitar 9,6 kilometer ke arah hulu dari Sungai Colorado di Taman Nasional Grand Canyon.

Proyek ini digagas oleh Pumped Hydro Storage LLC yang berbasis di Phoenix. Pada Mei 2018, perusahaan tersebut telah mengajukan permohonan izin awal bendungan, yang akan berukuran tinggi 73 meter dan lebar 152 meter.

Grand Canyon di AS. Foto: AFP/Mladen Antonov

Rencana tersebut juga melibatkan bendungan kedua setinggi 42 meter serta infrastruktur lainnya, seperti generator turbin dan saluran listrik. Para pengembang mengatakan, nantinya proyek itu mampu menghasilkan daya 3.300 gigawatt per jam.

Menurut Koalisi Reformasi Pembangkit Listrik Tenaga Air di negara tersebut, setiap pengembang yang tertarik pada proyek ini terlebih dahulu harus mengajukan permohonan izin awal.

Izin awal untuk pembangunan di situs Little Colorado River sekarang telah diterima oleh Federal Energy Regulatory Commission (FERC), yang berarti proyek ini selangkah lebih dekat untuk menjadi kenyataan. Namun demikian, para pencinta lingkungan khawatir tentang kerusakan yang bisa ditimbulkan dari proyek ini.

Pusat Keanekaragaman Hayati (Center for Biological Diversity/CBD), sebuah organisasi nirlaba nasional yang didedikasikan untuk melindungi spesies terancam punah dan kawasan liar, telah memperingatkan bahwa bendungan itu akan membanjiri wilayah tersebut dan berpotensi menghilangkan puluhan kilometer habitat sungai, seperti ikan yang dilindungi yakni chub humpback, yang hanya ditemukan di Grand Canyon.

Grand Canyon di AS Foto: AFP/Robyn Beck

Banjir ini akan merusak salah satu lingkungan ikan ini, yang terletak di pertemuan Sungai Colorado dan Little Colorado. Sementara itu, CBD mengatakan bahwa proyek itu juga akan “mengindustrialisasi” tanah di dekat dua situs budaya suci Suku Hopi, yang seluruh wilayahnya dikelilingi Bangsa Navajo.

Menurut Colorado College, salah satu situs ini dikenal sebagai Sipapu, kubah garam yang dipercaya Suku Hopi sebagai tempat pertama manusia tiba di Bumi.

"Sungguh keterlaluan untuk mempertimbangkan industrialisasi area yang begitu penting atau merusak habitat spesies penting yang terancam punah," ujar Taylor McKinnon, seorang juru kampanye tanah publik senior di CBD. "Ini akan menimbulkan kerusakan budaya dan biologis yang mendalam. Akan ada upaya besar untuk menghentikan proposal berbahaya."