Kumparan Logo

Peneliti Temukan Penampakan Hewan Misterius Mirip Cumi-cumi Raksasa

kumparanSAINSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cumi-cumi langka yang terekam kamera. Foto: Schmidt Ocean Institute
zoom-in-whitePerbesar
Cumi-cumi langka yang terekam kamera. Foto: Schmidt Ocean Institute

Lautan menyimpan jutaan misteri tentang apa yang tersembunyi di dalamnya. Seperti sekelompok peneliti yang tengah menjalankan misi satu ini, yang menemukan makhluk menakjubkan dan tak pernah mereka sangka-sangka kemunculannya.

Alkisah, Oktober 2020 lalu sekelompok peneliti dari OceanX melakukan penjelajahan ke laut untuk menggali informasi seputar kapal karam bernama Pella Aqaba. Kapal tersebut tenggelam pada November 2011 pada kedalaman 853 meter di bawah permukaan laut saat perjalanan menuju Pelabuhan Nuweiba di Mesir.

Singkat cerita, penjelajahan Laut Merah mereka berhasil menemukan apa yang mereka cari: Kapal raksasa yang tenggelam di bawah laut. Tak disangka-sangka di tengah penjelajahan itu, mereka mendapat 'hadiah' yang membuat mereka seketika takjub.

Mereka yang terdiri dari ahli biologi kelautan, media dan pembuat film ini awalnya sedang berkeliling mengobservasi bagian haluan kapal. Lalu tiba-tiba seekor makhluk mirip cumi-cumi raksasa muncul. Sayangnya, saat itu tim peneliti belum mengetahui spesifik, jenis spesies cumi apa yang mereka lihat itu.

"Saya tidak akan pernah melupakan apa yang terjadi selanjutnya selama saya hidup," kata Mattie Rodrigue, pemimpin program sains OceanX dalam video yang diambil dari penemuan tersebut, dikutip Daily Mail.

Tiba-tiba, saat kita melihat haluan kapal karam, makhluk besar ini muncul, melihat ROV [kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh] dan melingkarkan seluruh tubuhnya di sekitar haluan kapal.

- Mattie Rodrigue, pemimpin program sains OceanX -

Setahun kemudian, pada September 2021, Rodrigue mencoba mencari jawaban dari Dr. Michael Vecchione, seorang ahli zoologi NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration).

Menurut Vecchione, penemuan itu adalah bentuk raksasa dari purpleback flying squid, atau cumi-cumi terbang ungu (Sthenoteuthis oualaniensis).

“Di daerah (tempat Anda observasi) Laut Merah, adalah populasi terkenal mereka,” kata Vecchione kepada Rodrigue selama panggilan video. “Mereka menjadi sangat besar. Saya pikir apa yang Anda lihat merupakan bentuk raksasa dari Sthenoteuthis.”

video youtube embed

Vecchione menjelaskan bahwa ukuran sirip cumi-cumi terbang ungu yang pendek dan berbentuk mata panah menunjukkan bahwa ia bukanlah cumi-cumi raksasa.

Biasanya, cumi-cumi raksasa bisa tumbuh hingga 20 meter panjangnya. Hewan misterius ini terakhir ditemukan pada Oktober 2016 dengan panjang 9 meter.

Tim OceanX berangkat menuju Laut Merah menggunakan OceanXplorer. Ini merupakan sebuah kapal penelitian yang dilengkapi dengan derek berkapasitas 40 ton.

Derek inilah yang kemudian digunakan untuk meluncurkan ROV alias kapal selam yang bisa dikendalikan jarak jauh, array sonar, dan alat berat lainnya ke kedalaman laut untuk mencari keberadaan kapal karam dan hingga mereka menemukan cumi-cumi tersebut.

Kapal ini juga memiliki dua kapal selam triton berawak, yang masing-masing memiliki kemampuan menyelam hingga durasi 8 jam dan 900 meter jauhnya.

* * *

Ikuti survei kumparan Tekno & Sains dan menangi e-voucher senilai total Rp 3 juta. Isi surveinya sekarang di kum.pr/surveiteknosains