Kumparan Logo

Pertama Kalinya, Simpanse Tertangkap Kamera Makan Kura-kura

kumparanSAINSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi simpanse. Foto: DaFranzos via Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi simpanse. Foto: DaFranzos via Pixabay

Sebagaimana manusia, selain memakan tanaman, simpanse juga gemar berburu dan mengonsumsi daging. Maka, tidak terlalu mengejutkan jika pada akhirnya para ilmuwan dapat menyaksikan langsung binatang ini sanggup membunuh dan memakan daging dari satwa liar.

Apa yang didokumentasikan oleh Simone Pika dari University of Osnabrück, Jerman, dan rekan-rekannya ini tetaplah mengagumkan karena untuk pertama kalinya mereka dapat melihat simpanse memangsa kura-kura.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports, belum pernah ada pengamatan langsung atas perilaku tersebut. Tak heran yang dilakukan oleh sekelompok simpanse liar di Taman Nasional Loango, Gabon, Afrika tengah, benar-benar merupakan yang pertama terekam dengan jelas.

Selama riset yang didokumentasikan itu, para ilmuwan juga mencatat 38 peristiwa perburuan kura-kura secara terpisah yang dilakukan oleh sekitar 10 simpanse pada Juli 2016 hingga Mei 2018.

video youtube embed

Ada 34 kejadian di antaranya berhasil, dengan empat sisanya gagal. Sebagian besar simpanse dewasa yang sering memangsa kura-kura darat ini juga menunjukkan serangkaian perilaku berbeda dalam perburuan.

Salah satu cara yang paling umum dilakukan yaitu setelah menemukan mangsa, maka simpanse akan menghancurkan cangkang dengan satu tangan pada permukaan yang keras, seperti batang pohon. Kemudian, mereka akan memanjat pohon untuk mengonsumsi daging, dalam banyak kasus, berbagi hasil buruan untuk kelompoknya, termasuk kepada mereka yang tidak mampu memecahkan cangkang kura-kura.

Pika dan rekan penelitinya juga mengamati satu kasus unik dalam perburuan, yang berkaitan dengan kebiasaan menyimpan makanan. Mereka mengamati seekor simpanse jantan dewasa yang menempatkan kura-kura mati di batang pohon, lalu mengambilnya lagi pada hari berikutnya untuk melanjutkan pengonsumsian.

Simpanse liar memakan daging kura-kura. Foto: Erwan Théleste/Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology via Scientific Reports

Sampai saat ini, perilaku menyimpan makanan pada primata sebetulnya hanya pernah dilakukan oleh hominini yang merupakan spesies "kerabat dekat manusia", lebih dekat hubungan taksonominya ketimbang simpanse dengan manusia. Ini berarti bukan tidak mustahil bahwa simpanse pada saat ini telah mengalami evolusi sangat signifikan secara kognitif.

Kemampuan simpanse untuk menggunakan alat juga telah mengalami kemajuan cukup pesat sebuah tindakan yang pernah dianggap hanya dilakukan oleh manusia.

Bukan hanya simpanse saja. Sekarang para peneliti telah menyadari bahwa dalam berbagai spesies, macam gagak, berang-berang laut, dan lumba-lumba hidung botol telah mengembangkan metode dan teknologi yang sangat signifikan untuk mendapatkan akses terhadap makanan.

embed from external kumparan

Sebagai contohnya, beberapa simpanse di Taman Nasional Loango sudah mampu menggunakan benda, yang berbentuk seperti kayu runcing, untuk memaksa mangsa keluar dari lubang kecil yang tidak dapat diakses oleh tangan. Binatang ini pun sanggup mengembangkan percussive technologies, dengan menggunakan perangkat laiknya palu dari batu untuk menumbuk buah-buahan bercangkang keras, kacang-kacangan, atau siput demi mendapatkan bagian empuk yang mudah dimakan.

Kemudian, berdasarkan dokumentasi salah satu studi yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE, simpanse di penangkaran secara spontan telah mampu menemukan cara menggunakan alat penggalian untuk mengeluarkan makanan yang terkubur.

"Pengamatan kami memberi penerangan baru tentang percussive technologies pada simpanse yang sampai saat ini masih sedikit dipahami, dan memperluas pengetahuan kami pada saat ini tentang pola diet dan repertoar (perbendaharaan bahasa) simpanse yang berkaitan dengan perburuan reptil," ungkap para penulis studi tersebut.