Kumparan Logo

Povidone-Iodine Efektif Membunuh SARS-CoV-2 Penyebab COVID-19 dalam 30 Detik

kumparanSAINSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Rapid Test Corona Foto: Indra Fauzi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Rapid Test Corona Foto: Indra Fauzi/kumparan

Hingga saat ini pandemi virus corona (COVID-19) masih berlangsung. Berbagai upaya pun telah dilakukan demi menekan penyebaran virus tersebut. Mulai dari menerapkan physical distancing, imbauan #diRumahAja, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), hingga kini memasuki fase new normal yang tengah direncanakan pemerintah.

Meski begitu, fase new normal tidak bisa diremehkan. Karena jika kita enggan mematuhi protokol new normal, hal itu akan dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. Anda bisa mudah tertular virus Corona dan kemudian dengan tidak sengaja menularkannya ke orang lain.

Mungkin banyak dari kita yang merasa bingung dan tidak siap menghadapi gaya hidup baru dengan kondisi new normal ini. Namun tak perlu khawatir, jika kita tetap menerapkan gaya hidup sehat dengan menjaga kebersihan, tentu tidak mudah bagi virus untuk menyerang. Apalagi kini ada kabar baik terus berdatangan dari para peneliti.

Salah satunya adalah hasil penelitian dari Povidone–Iodine terhadap SARS-CoV-2 yang dilakukan oleh Duke – National University of Singapore yang membuktikan bahwa Povidone-Iodine (PVP-I) efektif membunuh 99,99 persen virus SARS CoV-2 penyebab COVID-19 dalam waktu 30 detik.

Studi tersebut dilakukan terhadap beberapa konsentrasi yaitu PVP-I 10 persen, , PVP-I 7,5 persen, PVP-I 1 persen dan, PVP-I 0,45. Hal ini menunjukkan kemampuan virucidal yang sangat kuat,” kata Dr. Harsha Arumugam, MD, PhD dalam acara Mundipharma Scientific Sharing.

Povidone-iodine (PVP-I) adalah antiseptik dengan spektrum luas yang telah dipercaya dan digunakan dalam praktik kedokteran sebagai scrub bedah; untuk pembersihan kulit sebelum dan sesudah operasi; untuk pengobatan dan pencegahan infeksi pada luka, borok dekubitus, luka, dan luka bakar; dalam ginekologi untuk vaginitis yang terkait dengan infeksi candidal, trichomonal, atau campuran.

Selama masa pandemi ini, penting sekali bagi tenaga kesehatan dan juga masyarakat untuk menjaga kebersihan rongga mulut dan saluran pernapasan. Hal ini disebabkan virus load terbanyak ada di nasofaring dan orofaring yang menjadi reservoir utama penyebaran droplet atau aerosol. Dengan demikian, antiseptik PVP-I ini dapat digunakan untuk berkumur dan gargel untuk membunuhi virus penyebab COVID-19.

com-Saluran pernafasan Foto: dok. Betadine

Dengan adanya temuan terbaru ini, diharapkan dapat membantu memberikan perlindungan ekstra kepada masyarakat dalam konteks pencegahan, khususnya tenaga kesehatan yang berisiko tinggi terpapar infeksi silang COVID-19 termasuk usulan penimplementasian penggunaan antiseptik PVP-I 1% dan Nasal Spray dengan Iota-Carageenan sebagai prosedur tetap (protap) di RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet. Hal ini guna mencegah infeksi silang COVID-19 pada tenaga kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit

Penggunaan PVP-I dan Nasal Spray Iota-Carrageenan sendiri juga sudah diterapkan dan dibuktikan efektivitasnya oleh Dr. Ando Amadino yang bertugas di Palembang. Kala itu, dr. Ando menangani pasien positif corona yang terkonfirmasi pada 23 April 2020.

“Pasien kemudian menjalani tambahan protokol kesehatan dengan berkumur menggunakan Antiseptik Povidone Iodine kumur (konsentrasi PVP-I 1 persen) selama 30 detik sebanyak 3 kali dalam sehari, serta menggunakan semprotan hidung dengan Iota-Carrageenan 3 kali sehari,” kata dr. Ando.

“Pada H+14 atau tepatnya tanggal 7 Mei 2020, pasien kembali melakukan PCR test yang kedua, dan pasien dinyatakan negatif COVID-19. Setelah menggunakan protokol tambahan Antiseptik Povidone Iodine Kumur dan semprotan hidung dengan Iota-Carrageenan, tidak ditemukan riwayat disfungsi tiroid, gangguan ginjal maupun gejala berat yang membutuhkan ventilator pada pasien,” lanjutnya.

com-nasal spray Foto: dok. Betadine

Dengan menggunakan PVP-I sebagai antiseptik, terutama dalam menghadapi new normal di masa pandemi ini sangat penting dilakukan. Mengingat mulut dan saluran pernapasan merupakan jalan masuk dan reservoir dari COVID-19.

Apalagi sebentar lagi akan menghadapi fase new normal — beraktivitas di tengah pandemi yang masih berlangsung — masyarakat dan tenaga kesehatan perlu perlindungan ekstra dalam hal oral and respiratory hygiene untuk mencegah dan menghindari risiko infeksi silang COVID-19. Salah satu caranya dengan berkumur dengan cairan antiseptik yang mengandung Povidone-Iodine atau PVP-I yang memiliki spektrum luas terhadap virus, bakteri, dan kuman pathogen.

Artikel ini merupakan bentuk kerja sama edukasi dengan Mundipharma.