Rambut Rontok Usai Kena COVID-19? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

22 November 2021 17:07
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Rambut Rontok Usai Kena COVID-19? Bisa Jadi Ini Penyebabnya (106629)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rambut rontok Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Rambut rontok menjadi masalah yang umum dialami oleh banyak orang. Namun sejak pandemi, sejumlah penyintas COVID-19 mengaku mengalami kerontokan rambut setelah sembuh.
ADVERTISEMENT
Dalam sebuah grup Facebook dengan nama Survivor Corps misalnya, ada lusinan posting-an tentang kerontokan rambut yang dialami oleh orang-orang yang telah sembuh dari COVID-19.
Diana Berrent selaku pendiri grup akhirnya melakukan survei dan menemukan lebih dari sepertiga dari 1.700 responden mengatakan mengalami kerontokan rambut saat sembuh.
Menurut Dendy Engelman, dokter kulit di Dermatology and Cosmetic Surgery di Manhattan, Amerika Serikat, terjadi peningkatan 25 persen pasien yang datang dengan keluhan rambut rontok, setelah aturan jaga jarak diterapkan di New York pada pertengahan Maret lalu.

Stres mungkin jadi penyebab

Melansir Healthline, belum ada bukti bahwa COVID-19 secara langsung menyebabkan kerontokan rambut.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sebaliknya, dokter percaya bahwa stres fisik dan emosional yang menyertai kasus COVID-19 dapat menyebabkan kondisi kerontokan rambut yang disebut Telogen Effluvium (TE).
Rambut Rontok Usai Kena COVID-19? Bisa Jadi Ini Penyebabnya (106630)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi stres. Foto: Shutterstock
TE adalah kondisi ketika rambut mengalami rambut rontok secara mendadak. Ia diketahui terjadi beberapa bulan setelah peristiwa yang membuat stres seperti tekanan emosional, operasi besar, atau demam tinggi. Masalah kerontokan ini biasanya bersifat sementara, alias tidak permanen.
ADVERTISEMENT
Ketika ada kejutan pada sistem, tubuh masuk ke mode penguncian dan hanya fokus pada fungsi penting. Pertumbuhan rambut tidak sepenting fungsi lainnya, sehingga berakhir dengan kerontokan rambut.
- Dr. Susan Massick , Dokter Kulit Ohio State University Wexner Medical Center -

Mengatasi rambut rontok

Biasanya manusia kehilangan hingga 100 helai rambut per hari. Namun TE dapat menyebabkan sekitar 300 helai rontok setiap hari hingga 6 bulan.
Kabar baiknya TE bersifat sementara, dan rambut pada akhirnya akan tumbuh kembali. Namun, mungkin perlu beberapa saat agar rambut Anda mencapai kepenuhan dan panjang aslinya.
“Rambut tumbuh perlahan, jadi Anda mungkin belum tentu memiliki pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa bulan pertama setelah telogen effluvium teratasi. Waktu penumbuhan adalah 6 bulan hingga satu tahun,” kata Massick.
Tak perlu suplemen rambut, Massick menyarankan gaya hidup sehat jadi kunci untuk menekan kerontokan rambut yang terjadi, seperti halnya makan makanan kaya nutrisi dan menghindari merokok.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020