Kumparan Logo

Seberapa Sering Kita Perlu Keramas?

kumparanSAINSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Shampo Tidak Dapat Membuat Rambu Berkilau (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Shampo Tidak Dapat Membuat Rambu Berkilau (Foto: Thinkstock)

Apakah kamu termasuk orang yang rajin keramas? Atau mungkin kamu termasuk orang yang malas keramas dan baru akan ‘sampoan’ saat rambutmu sudah berminyak dan bau?

Pernahkah kamu bertanya sebenarnya seberapa sering kamu harus keramas dan apakah keramas terlalu sering dapat merusak rambutmu?

Apa pun produk sampo yang kamu gunakan untuk mencegah rambut lepek, kulit kepala, dan rambutmu akan selalu berminyak. Hal ini dikarenakan, kulit kepala memiliki minyak alami, yang juga disebut sebum, yang diproduksi oleh kelenjar minyak.

Kelenjar minyak yang memproduksi minyak alami ini berada di dekat akar rambut di bawah lapisan kulit. Minyak yang ada di kulit kepala ini berfungsi untuk menjaga agar rambut tidak kering.

Beberapa orang memiliki kondisi khusus yang menyebabkan rambutnya lebih mudah berminyak. Misalnya, karena hormon. Peningkatan hormon yang terjadi saat memasuki usia pubertas atau karena kehamilan dan pil KB bisa menyebabkan rambut lebih mudah berminyak.

Tergantung jenis rambut dan kulit kepala

Mengenai seberapa sering kamu harus mencuci rambut, jawabannya sangat bergantung pada jenis rambut dan keadaan kulit kepala. Misalnya, apabila kamu memiliki rambut yang normal alias tidak terlalu berminyak dan tidak terlalu kering, maka kamu bisa mencucinya satu atau dua kali seminggu.

Rambut Kering Tidak Boleh Sering Dikeramas (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Rambut Kering Tidak Boleh Sering Dikeramas (Foto: Thinkstock)

Sementara itu, menurut Carolyn Goh, MD, assistant clinical professor of medicine di David Geffen School of Medicine, UCLA, orang yang memiliki masalah rambut berminyak sebaiknya keramas setiap hari. Tapi menurut Goh sebagaimana dikutip dari WebMD, sebenarnya hanya sedikit orang yang perlu keramas setiap hari seperti ini.

Tergantung tekstur dan gaya rambut

Selain jenis rambut, tekstur rambut juga berpengaruh pada seberapa sering kamu harus keramas. Orang yang memiliki rambut keriting sebaiknya keramas sekali seminggu. Hal ini dikarenakan, pada rambut keriting, minyak rambut lebih lambat menyebar. Sementara orang dengan rambut lurus harus keramas setidaknya dua kali seminggu.

Dan apabila kamu termasuk orang yang sering menggunakan produk untuk rambut, seperti hair spray atau pun pewarna rambut, apalagi hingga menyebabkan kerusakan rambut, sebaiknya kamu jangan terlalu sering keramas dan konsultasikan dulu pada ahlinya seberapa sering kamu boleh keramas.

Ilustrasi Shampo. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Shampo. (Foto: Thinkstock)

Menurut Lynne Goldberg, ahli dermatologi Boston Medical Center, keramas terlalu sering dan melebihi kebutuhan rambut justru tidak baik.

“Orang yang keramas terlalu sering malah akan membuat rambut kering sehingga kulit kepala memproduksi lebih banyak minyak dan akhirnya rambut menjadi tambah berminyak,” kata Goldberg kepada Business Insider.