Kumparan Logo

Seleb Ini Iseng Jualan Kentut di Toples, Laris Rp 644 Juta Seminggu

kumparanSAINSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Stephanie Matto jualan Kentut Foto: Tiktok @stepankamatto
zoom-in-whitePerbesar
Stephanie Matto jualan Kentut Foto: Tiktok @stepankamatto

Buat beberapa orang, mencium bau kentut adalah hal yang paling bikin risih, apalagi saat makan bareng teman hingga gebetan. Terlebih kamu tahu, 'oknum' yang kentut itu ternyata doyan makan makanan berbau menyengat seperti pete, jengkol hingga durian.

Kentut juga sering jadi bahan kambing hitam di tongkrongan kalau enggak ada satu pun yang ngaku, siapa yang diam-diam habis seenaknya buang gas. Kamu tahu kan rasanya bau 'kentut nyerempet tahi?'

Lain di Indonesia, lain pula di AS. Di sana, ada selebriti yang terang-terangan, memasukkan kentut-kentutnya ke banyak toples. Iseng-iseng-berhadiah, seorang aktris serial '90 Day Fiance' Stephanie Matto kemudian mengkomersialisasi kentut-kentutnya ke publik, bahkan eBay dengan harga 19,99 dolar AS per toples.

Lucunya, banyak orang yang terang-terangan berminat. Ia melabeli satu toples berisi kentutnya dengan nama Fart In a Jar. Matto juga enggak asal jual, wanita ini bahkan bikin promo diskon 50 persen untuk setiap toplesnya.

embed from external kumparan

Matto pun berbagi tips dan trik agar kentutnya wangi. Sebelum membungkus produknya, ia terlebih dulu mengonsumsi beberapa makanan seperti kacang, muffin berprotein, yogurt rendah gula hingga beberapa telur rebus.

“Sementara saya menunggu keinginan kentut, saya membaca (buku). Kemudian setelah siap, anda tahu, (saya mulai) melakukan pekerjaan saya. Saya tidak perlu menunjukkan itu kepada kamu,” kelakarnya dilansir IFL Science.

Baunya paling menonjol selama dua hari pertama, tapi seperti yang ingin saya katakan, 'satu bau membuat kenangan yang bertahan seumur hidup.

- Stephanie Matto menjelaskan kentutnya -

Namanya juga iseng, dalam video di akun TikTok miliknya, Matto juga sesumbar memasukkan kelopak bunga ke dalam toples yang nampaknya berguna sebagai teknologi pemanjang aroma.

Percaya atau tidak, Matto berhasil menjaring 97 pembeli hanya dalam dua hari. Dan dalam kurun waktu seminggu, ia berhasil meraup keuntungan hampir 50 ribu dolar AS.

Kentut ibu hamil bau busuk ilustrasi Foto: Shutter Stock

Fakta soal kentut

Aroma kentut ditentukan oleh kurang dari 1 persen susunan kimiawinya. Setiap buang gas, seseorang membuang unsur 59 persen nitrogen, 21 persen hidrogen, 9 persen karbon dioksida, 7 persen metana, dan 4 persen oksigen. Kata dr Billy Goldberg, salah satu dokter UGD di AS, suhu kentut kira-kira berisar di angka 37°C.

Mengutip Vox, hidrogen, karbon dioksida, dan metana membentuk sebanyak 99 persen gas kentut. Umumnya susunan gas ini hampir tidak berbau.

Bau yang menyengat dari kentut sebagian besar disebabkan oleh 1 persen senyawa dengan belerang di dalamnya. Unsur yang dimaksud tersebut seperti hidrogen sulfida.

Rata-rata orang menghasilkan sekitar 0,6-1,8 liter kentut setiap hari, di mana itu setara dengan 12-25 kali kentut dalam kurun waktu 24 jam. Matto memang mengonsumsi makanan tertentu untuk membuatnya lebih banyak kentut.

Frekuensi orang kentut dalam sehari sebenarnya tergantung pada pola makan (diet) orang tersebut. Batas wajar kentut dalam sehari juga berbeda-beda menurut ahli.

Menurut National Health Service, misalnya, rata-rata orang kentut sebanyak 15 kali sehari. Adapun menurut organisasi amal kesehatan pencernaan Guts di Inggris, kentut sampai 40 kali sehari masih bisa dibilang wajar.

Tapi, bukan berarti apa yang dilakukan Matto bisa serta merta kamu ikuti di rumah. Seperti yang dilakukannya saat ini, Matto sering kentut cuma untuk bersenang-senang.