Sering Dianggap Tanaman Pengganggu, Ini Ragam Manfaat Alang-alang
·waktu baca 3 menit

Alang-alang sering kali diabaikan banyak orang. Sebab, tumbuhan ini bisa dibilang punya toleransi tinggi terhadap berbagai kondisi lingkungan, termasuk tanah yang kurang subur. Tumbuhan ini menyebar dengan akar yang menjalar dan dapat mengganggu ekosistem di sekitarnya.
Dengan nama ilmiah Imperata cylindrica, alang-alang bisa tumbuh baik di daerah tropis maupun subtropis. Di Indonesia, alang-alang tumbuh subur di berbagai daerah seperti Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali.
Meski dianggap pengganggu dan jadi gulma yang invasif, ternyata alang-alang punya beragam manfaat yang jarang diketahui. Alang-alang merupakan salah satu tanaman yang telah digunakan secara tradisional sejak zaman dahulu untuk mengobati berbagai indikasi.
3 Manfaat Utama Ekstrak Alang-alang
1. Mengatasi Diare
Jurnal Berita Biologi (2018) yang diterbitkan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengatakan bahwa alang-alang sudah sejak lama dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional.
Di Malaysia misalnya, alang-alang dipercaya dapat mengatasi kanker, tumor, demam, flu, dan diare. Begitu juga di India, rimpang alang-alang dimanfaatkan untuk melancarkan pencernaan dan mencegah diare.
Untuk meredakan diare dan menenangkan perut, cucilah akar alang-alang selama 15 menit hingga mendidih. Setelah itu, saring dan minum dalam keadaan masih hangat.
2. Mengontrol Tekanan Darah Tinggi
Jurnal Farmaka yang berjudul Aktivitas Antihipertensi Tanaman Genus Imperata (2019) dari Universitas Padjadjaran menuliskan, ekstrak metanol dari akar I. cylindrica (alang-alang) telah terbukti memiliki aktivitas sebagai antihipertensi.
Ada studi yang menunjukkan bahwa alang-alang dipakai untuk terapi antioksidan yang dapat menurunkan tekanan darah. Studi eksperimental juga telah menunjukkan fungsinya dalam peradangan dan efek antibakteri, aktivitas penyembuhan luka, aktivitas sitotoksik, efek neuroprotektif, efek hepatoprotektif, efek kardioprotektif, dan aktivitas penghambatan stres oksidatif.
3. Obat Panas Dalam
Dilansir dari National Library of Medicine, alang-alang dalam pengobatan tradisional Cina digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan obat herbal lain untuk menyembuhkan penyakit kuning, emesis, pendarahan, dan mengurangi demam.
Lebih lanjut NCBI juga mengatakan bahwa beberapa zat dalam alang-alang memiliki kandungan anti-inflamasi, antibakteri, anti-kanker, dan bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Inilah yang membuat alang-alang jadi salah satu bahan baku untuk mencegah kondisi peradangan dalam tubuh seperti panas dalam.
Karena berbagai khasiatnya inilah, salah satu produsen jamu dan herbal terbesar di Indonesia, Sido Muncul, mengambil langkah untuk mengolah alang-alang.
Ya, kini masyarakat Indonesia bisa menikmati khasiat dari alang-alang dengan minum Alang Sari Cool. Minuman ini dibuat dengan resep tepercaya turun-temurun yang punya khasiat untuk bantu masalah panas dalam.
Selain alang-alang, Alang Sari Cool dibuat dengan ekstrak cincau dan sari jeruk nipis. Sehingga, rasanya sangat segar alami. Kemasannya yang kokoh dan mudah digenggam membuat minuman ini bisa dibawa ke berbagai tempat untuk langsung diminum.
Belum lama ini, salah satu pedangdut kesayangan Indonesia, Inul Daratista, “beraksi” di atas panggung Festival 6 dan menyanyikan jingle Alang Sari Cool. Inul tampak mengajak para penontonnya untuk bernyanyi bersama dan selalu minum Alang Sari Cool jika mengalami panas dalam.
Alang Sari Cool dapat dibeli di minimarket atau warung terdekat, serta secara online di www.sidomunculstore.com atau di Sido Muncul Official Store di online marketplace. Untuk informasi menarik lain seputar panas dalam dan sariawan, cek Instagram @alangsari_cool, ya!
Advertorial ini dibuat oleh kumparan Studio
