Kumparan Logo

SpaceX Sukses Uji Terbang Roket Terkuat Starship V3, Misi ke Mars Makin Dekat

kumparanSAINSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Roket Starship V3 milik SpaceX meluncur dari Starbase dalam uji coba penerbangan ke-12, terlihat dari South Padre Island, Texas, Jumat (22/5). Foto: Ronaldo Schemidt/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Roket Starship V3 milik SpaceX meluncur dari Starbase dalam uji coba penerbangan ke-12, terlihat dari South Padre Island, Texas, Jumat (22/5). Foto: Ronaldo Schemidt/AFP

Elon Musk kembali membawa SpaceX mencetak tonggak baru di industri antariksa. Roket Starship V3, yang disebut sebagai roket terbesar dan terkuat dalam sejarah, sukses menjalani uji penerbangan perdana setelah sempat tertunda akibat gangguan pada menara peluncuran.

Peluncuran berlangsung dari Texas, Amerika Serikat (AS), pada Jumat (23/5) malam. Roket tanpa awak itu lepas landas sekitar pukul 17.30 waktu setempat dan menjalankan sebagian besar misi sesuai rencana.

Starship V3 berhasil mengangkut dan melepaskan 20 satelit dummy ke luar angkasa sebelum kembali memasuki atmosfer Bumi. Sekitar satu jam setelah peluncuran, roket itu mendarat di Samudra Hindia dan meledak sesuai skenario pengujian yang telah dirancang SpaceX.

Pendiri dan CEO SpaceX, Elon Musk, menyebut peluncuran ini sebagai pencapaian besar bagi umat manusia.

“Selamat untuk tim SpaceX atas peluncuran dan pendaratan epik Starship V3 pertama. Kalian mencetak gol untuk kemanusiaan,” tulis Musk di akun X resminya.

Roket Starship V3 milik SpaceX meluncur dari Starbase dalam uji coba penerbangan ke-12, terlihat dari South Padre Island, Texas, AS (22/5). Foto: Ronaldo Schemidt/AFP

Peluncuran pertama sebenarnya dijadwalkan sehari sebelumnya. Namun, SpaceX menunda misi karena terjadi masalah pada sistem menara peluncuran.

Meski misi dinilai sukses besar, penerbangan Starship V3 tidak berjalan sepenuhnya mulus. Kedua tahap roket dilaporkan mengalami gangguan mesin selama penerbangan.

Namun, SpaceX tetap berhasil mencapai sebagian besar target utama pengujian. Keberhasilan ini diperkirakan akan meningkatkan kepercayaan investor menjelang rencana penawaran saham perdana (IPO) SpaceX yang disebut-sebut bakal menjadi yang terbesar dalam sejarah Wall Street.

Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, juga menyambut positif hasil uji coba tersebut. Administrator NASA Jared Isaacman mengatakan Starship membawa manusia semakin dekat menuju Bulan dan Mars.

Roket terbaru SpaceX, Starship V3, terlihat bersandar di fasilitas Starbase saat menjalani uji terbang ke-12 yang dipantau dari South Padre Island, Texas, Kamis (21/5/2026). Foto: Ronaldo Schemidt/AFP

Starship V3 merupakan desain terbaru roket SpaceX dengan tinggi mencapai 124 meter atau setara dengan gedung berlantai lebih dari 40. Ini menjadi penerbangan ke-12 dalam program pengembangan Starship.

Roket tersebut dipersiapkan untuk berbagai misi besar di masa depan, termasuk program Artemis milik NASA yang menargetkan manusia kembali ke Bulan. SpaceX juga ingin menggunakan Starship untuk misi ambisius menuju Mars.

Peluncuran ini hadir di tengah rencana IPO SpaceX yang diperkirakan dimulai bulan depan. Dengan valuasi perusahaan mencapai 1,25 triliun dolar AS, kepemilikan saham Musk di SpaceX bahkan berpotensi menjadikannya triliuner dolar AS pertama di dunia.

Selain bisnis roket, SpaceX juga mengoperasikan layanan internet satelit Starlink dan memiliki perusahaan kecerdasan buatan xAI.