Kumparan Logo

Spesies Baru Tarantula Biru Elektrik Ditemukan di Thailand, Ini Penampakannya

kumparanSAINSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Spesies baru tarantula biru elektrik, Chilobrachys natanicharum. Foto: Chomphuphuang et al 2023/ZooKeys
zoom-in-whitePerbesar
Spesies baru tarantula biru elektrik, Chilobrachys natanicharum. Foto: Chomphuphuang et al 2023/ZooKeys

Sekelompok ilmuwan menemukan spesies baru laba-laba besar tarantula di Thailand. Hewan ini diberi nama latin Chilobrachys natanicharum, dia termasuk spesies tarantula berwarna biru elektrik.

C. natanicharum belum pernah terlihat di alam liar oleh para peneliti, meski pernah disebut muncul dalam perdagangan hewan peliharaan. Penemuannya menjadikan dia sebagai spesies tarantula pertama yang diketahui hidup di hutan mangrove Thailand.

Spesies baru tarantula biru elektrik ditemukan oleh tim peneliti dari Khon Kaen University di Thailand yang dipimpin oleh Narin Chomphuphuang bersama dengan JoCho Sippawat, pemerhati satwa sekaligus YouTuber. Mereka menemukannya dalam sebuah ekspedisi yang dilakukan pada 2022 lalu.

Penemuan Chilobrachys natanicharum sudah tercatat dalam studi yang terbit di jurnal ZooKeys per 18 September 2023.

video youtube embed

Ilmuwan melihat tarantula biru elekrik ini sedang berada di pepohonan hutan bakau yang berlokasi di provinsi Phang Nga. Meski penampakannya mencolok gara-gara warna, si laba-laba raksasa cukup sulit ditangkap.

"Mengumpulkannya merupakan tantangan karena tanahnya berlumpur dan tergenang air," kata Chomphuphuang, seperti dikutip Mongabay.

"Tarantula ini menghuni lubang pohon, dan kesulitan menangkap tarantula biru elektrik terletak pada keharusan memanjat pohon dan memancingnya keluar dari kompleks lubang di tengah kondisi lembab dan licin. Selama ekspedisi, kami berjalan di sore dan malam hari saat air surut, dan hanya berhasil mengumpulkan dua ekor."

Warna biru keunguan pada C. natanicharum tidak dihasilkan oleh pigmen. Warna uniknya datang dari struktur nano pada bulu si tarantula yang memanipulasi cahaya.

Struktur nano pada bulunya menghasilkan efek warna-warni yang berubah secara menawan sesuai sudut pandang. Warna ungu juga terdapat di area seperti chelicera (mulut), karapas (tubuh bagian atas), dan ruas kaki.

Spesies baru tarantula biru elektrik, Chilobrachys natanicharum. Foto: Chomphuphuang et al 2023/ZooKeys

Belum diketahui mengapa tarantula dapat berevolusi menjadi berwarna biru.

Peneliti berpendapat warna biru pada tarantula untuk memikat pasangan kawin. Namun karena tarantula gak bisa melihat warna dengan baik, komunikasi di antara mereka kemungkinan tidak melalui warna.

Dugaan lain adalah warna biru untuk membantu tarantula bersembunyi dari predator. Warna biru seolah-olah memberikan sinyal kepada pemangsa bahwa tarantula beracun.

Sayang, habitat spesies baru C. natanicharum terancam hilang karena deforestasi hutan mangrove untuk budidaya kelapa sawit. Belum lagi mereka harus menghadapi ancaman perburuan liar untuk diperdagangkan dan dipelihara.

"Penting untuk melestarikan spesies ini dengan melindungi habitat alami mereka melalui penetapan kawasan lindung dan menerapkan rencana pengelolaan baik untuk spesies maupun habitatnya," tulis peneliti di jurnalnya.