Kumparan Logo

Ubur-ubur Ini Masuk Rekor Guinness, Punya 1.200 Tentakel dan Berat 1 Ton

kumparanSAINSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ubur-ubur Cyanea capillata. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ubur-ubur Cyanea capillata. Foto: Shutterstock

Di darat, kita mengenal gajah afrika, badak hingga jerapah sebagai hewan terbesar bahkan terberat. Beda halnya di laut lepas, banyak spesies hewan yang mungkin bentuknya asing, besar dan belum terdeskripsi dengan lengkap dan sempurna.

Selain paus biru, ada salah satu hewan besar lain yakni ubur-ubur surai singa atau lion’s mane jellyfish. Ubur-ubur ini memiliki nama latin Cyanea capillata dan bisa hidup dan memiliki bobot hingga 1 metrik ton.

Spesies ini adalah pemegang rekor dunia sebagai ubur-ubur terberat di Bumi. Guinness World Records mencatat beratnya diperkirakan 1 metrik ton, menjadikannya yang terberat di antara semua ubur-ubur.

Tentakelnya sendiri dapat tumbuh hingga sekitar 30,5 meter, begitu panjang hingga menyaingi panjang hewan terbesar yang pernah hidup, paus biru .

Nama "surai singa" diberikan karena tentakelnya menggantung menyerupai awan. Tentakel-tentakel ini tersusun dalam delapan kelompok dan dapat berisi hingga 1.200 tentakel individu.

Ubur-ubur ini menggunakan tentakel untuk mencari makan. Ia memakan ikan kecil dan bahkan ubur-ubur lain yag ukurannya lebih kecil. Ubur-ubur surai singa dapat menyengat. Tentakelnya memiliki racun neurotoksin dalam jumlah besar.

Ubur-ubur surai singa bahkan disebutkan dalam cerita pendek Sherlock Holmes karya Arthur Conan Doyle, The Adventure of the Lion's Mane, sebagai penyebab kematian. Dilansir Live Science, masih ada perdebatan seputar, “apakah ubur-ubur surai singa merupakan ubur-ubur terbesar?”

Spesimen ubur-ubur terbesar sejauh ini kabarnya pernah ditangkap di lepas pantai Amerika Utara oleh seorang ahli geologi pada tahun 1856. BBC Wildlife melaporkan bahwa mereka menggambarkan spesimen ini punya, tentakel dengan panjang hingga lebih dari 37 meter.

Banyak ilmuwan tidak yakin dengan pernyataan ini. Beberapa menganggap ubur-ubur Nomura sebagai yang terbesar dengan bobot bisa mencapai 200 kilogram. Ubur-ubur ini tumbuh sangat cepat dan dapat mencapai ukuran ini hanya dalam satu tahun.

Ubur-ubur raksasa ini ditemukan di Laut Kuning dan Laut Cina Selatan; beberapa tahun terakhir telah terjadi ledakan populasi yang sangat besar, yang menyebabkan masalah bagi para nelayan.

Sebaliknya, Guinness World Records mencatat 16 spesies ubur-ubur irukandji sebagai yang terkecil di dunia dan hanya memiliki empat tentakel. Meski ukurannya kecil, ubur-ubur ini termasuk yang paling berbisa dan bahkan terbukti fatal bagi manusia.