Tekno & Sains30 Juni 2018 9:50

Yo'oko, 1 dari 3 Jaguar yang Tersisa di AS, Mati Dibunuh

Konten Redaksi kumparan
Yo'oko, 1 dari 3 Jaguar yang Tersisa di AS, Mati Dibunuh (316404)
Jaguar Yo'oko yang mati dibunuh. (Foto: Northern Jaguar Project)
Satu dari tiga jaguar yang diketahui hidup di Amerika Serikat baru-baru ini telah dibunuh oleh pemburu. Mengutip lansiran Live Science dari laporan Arizona Daily Star, para ahli mengidentifikasi jaguar yang mati terbunuh itu adalah Yo'oko, jaguar jantan (Panthera onca) yang selama ini dikenal berkeliaran di Pegunungan Huachuca di Arizona selatan.
ADVERTISEMENT
Masing-masing jaguar memiliki pola belang yang khas sehingga hal ini membuat Arizona Game and Fish Department bisa mengidentifikasi kulit Yo'oko meski hanya berdasarkan sebuah foto kulit jaguar yang dikirimkan kepada mereka. Menurut Pusat Keanekaragaman Hayati di AS (Center for Biological Diversity), lembaga swadaya masyarakat yang berfokus untuk melindungi hewan-hewan yang terancam punah, Yo'oko pernah beberapa kali dipotret berada di perbatasan Meksiko di Arizona.
Sampai saat ini belum bisa dipastikan siapa yang telah membunuh Yo'oko. Akan tetapi, menurut Arizona Daily Star, kemungkinan besar Yo'oko telah dibunuh oleh seorang pemburu singa gunung.
Yo'oko, 1 dari 3 Jaguar yang Tersisa di AS, Mati Dibunuh (316405)
Jaguar Yo'oko di Amerika Serikat (Foto: Fort Huachuca)
Seorang peternak setempat, Carlos Robles Elias, mengatakan kepada Arizona Daily Star bahwa ia mendengar dari seorang temannya bahwa jaguar itu terperangkap dan terbunuh enam bulan lalu di suatu tempat di Sonora, Meksiko, dekat perbatasan AS.
ADVERTISEMENT
Berburu maupun membunuh jaguar adalah perbuatan yang ilegal. Elias mencurigai seorang pemburu yang dipekerjakan untuk menjebak singa gunung adalah orang di baliknya. Pemburu itu hendak menjebak singa gunung yang memang boleh untuk diburu di Arizona, tetapi justru mendapatkan Yo'oko di alat perangkapnya.
Dalam 20 tahun terakhir, ada tujuh jaguar yang telah berhasil dipotret di wilayah AS. Akan tetapi dalam tiga tahun terakhir, menurut Center for Biological Diversity, para ahli hanya melihat ada tiga jaguar di wilayah negeri Paman Sam.
Perburuan dan hilangnya habitat selama 150 tahun terakhir telah menghancurkan populasi jaguar. Sejak 1972 hewan ini telah terdaftar di Dinas Ikan dan Margasatwa AS (U.S. Fish and Wildlife Service) sebagai salah satu hewan yang terancam punah.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white