10 Pemain Unggulan Rontok di 16 Besar German Open, Ada 3 Jagoan Indonesia

kumparanSPORTverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anthony Ginting saat bertanding melawan pemain China Lu Guang Zu di Piala Thomas. Foto: Yohan Nonotte/Badmintonphoto/BWF
zoom-in-whitePerbesar
Anthony Ginting saat bertanding melawan pemain China Lu Guang Zu di Piala Thomas. Foto: Yohan Nonotte/Badmintonphoto/BWF

Sebanyak 10 pemain unggulan di German Open 2022 harus angkat koper lebih cepat usai kalah di babak 16 besar yang berlangsung di Kota Muelheim an der Ruhr, Jerman Rabu (10/3). Itu termasuk 3 pemain andalan Indonesia.

Peraih medali perunggu Olimpiade 2020 dan perak Olimpiade 2016 sekaligus unggulan 7, Pusarla V. Sindhu, kalah dari wakil China, Zhang Yi Man. Tunggal putri nomor wahid India ini kalah usai lakoni permainan rubber game selama 55 menit dengan skor 14-21, 21-15, 14-21.

Kejutan lain adalah wakil Korea, Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong, menumbangkan unggulan 5, Nami Matsuyama/Chiharu Shida. Pasangan Jepang yang bersinar di Indonesia Badminton Festival dengan raihan 2 gelar juara itu takluk 21-18 dan 21-18 dalam waktu 58 menit.

Di sisi lain, wakil China kembali menjadi batu sandungam bagi para unggulan. Tiga pemain yang berstatus sebagai unggulan 2 pada turnamen ini harus takluk oleh pemain dari 'Negeri Tirai Bambu dan 1 wakil di antaranya adalah pertemuan sesama wakil China.

Nami Matsuyama (kanan) dari Jepang melakukan pukulan saat pasangannya Chiharu Shida. Foto: Jung Yeon-je / AFP

Korban pertama adalah Lee Sohee/Shin Seungchan dari Korea yang pulang lebih awal usai kalah dari pasangan baru China, Zhang Shu Xian/Zheng Yu. Skor akhirnya 21-19, 15-21, 21-14. Durasi duel selama 1 jam 20 menit.

Tunggal putri He Bing Jiao berhasil memulangkan 'anak ajaib' Jepang, Akane Yamaguchi yang berstatus sebagai unggulan 2. Skornya 21-17 dan 21-11 dalam pertarungan selama 37 menit.

Pasangan baru China, Ou Xuan Yi/Huang Ya Qiong, juga berhasil menghentikan langkah rekan senegaranya sekaligus unggulan 2, Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping. Skornya meyakinkan: 21-13, 21-18 dalam waktu cukup cepat yaitu hanya 35 menit.

Racikan-racikan baru China memang tampil sangat ganas pada turnamen ini. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto selaku unggulan 4 ganda takluk dari He Ji Ting/Zhou Hao Dong usai lakoni pertarungan sengit yang berlangsung selama 1 jam 1 menit dengan skor 15-21, 21-17, 14-21.

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto pada Indonesia Masters 2021 di Bali International Convention Center, Bali, Selasa (16/11). Foto: Erika Sawauchi/Badmintonphoto/BWF

Selain Fajar/Rian, Indonesia juga harus kehilangan dua armada lainnya dari sektor tunggal putra, yakni Jonatan Christie sebagai unggulan 6. Pemain muda Thailand, Kunlavut Vitidsarn, mengalahkannya dengan skor 22-20, 21-9.

Nasib serupa juga dialami Anthony Ginting sebagai unggulan 4 yang harus mengubur mimpinya menjadi juara di German Open 2022 usai takluk dari pemain muda India, Lakshya Sen, dengan skor 7-21, 9-21. Tak ada lagi wakil tunggal RI di turnamen ini.

Unggulan 1 tunggal putri, Tai Tzu Ying dari Taiwan, juga harus angkat koper usai kalah dari wakil Jepang, Sayaka Takahashi. Skornya 15-21, 18-21 dengan durasi duel 34 menit.

Sementara, tuan rumah harus kehilangan pasangan ganda putra andalannya, Mark Lamsfuss/Marvin Seidel, yang merupakan unggulan 8. Mereka kalah dari ganda Jepang, Keiichiro Matsui/Yoshinori Takeuchi, dalam pertarungan ketat dengan skor 21-19, 22-24, dan 19-21 dalam kurun waktu 1 jam 10 menit.

Penulis: Muhamad Sayefullah