kumparan
28 Januari 2018 22:16

3 Target Besar Marcus/Kevin Setelah Juara Indonesia Masters

Kevin/Marcus juara Indonesia Master (Foto: Antara/Hafidz Mubarak)
Kevin Sanjaya Sukamuljo tidak lantas merasa puas setelah meraih gelar perdananya musim ini di Indonesia Masters 2018. Bersama pasangannya, Marcus Fernaldi Gideon, ia menatap target besar untuk tiga turnamen bergengsi, yaitu All England, Kejuaraan Dunia, dan Asian Games..
ADVERTISEMENT
Khusus All England, target Kevin tidaklah muluk karena dirinya sudah mencicipi kenikmatan menjuarai turnamen tersebut. Beda hal dengan Kejuaraan Dunia, ia dan Marcus gagal merebut gelar karena tersingkir di perempat final pada edisi 2017.
Sementara itu, Asian Games dirasa spesial karena pesta olahraga Benua Kuning itu bakal digelar di Tanah Air. Dengan meraih gelar, Marcus/Kevin tidak cuma melengkapi kegemilangannya pada 2017, tetapi juga membahagiakan publik tuan rumah.
"Target sih banyak. Saya juga manusia ya tentu ingin menang semua. Namun, pertandingan itu ada kalah ada menang, jadi target utama saya All England, Kejuaraan Dunia, dan Asian Games," tutur Kevin kepada pewarta berita di ruang konferensi pers Istora Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (28/1/2018).
ADVERTISEMENT
Kevin juga membahas soal kesuksesannya mengalahkan pasangan asal China, Li Junhui/Liu Yuchen, dalam final nomor ganda putra Indonesia Masters 2018. Marcus/Kevin menang dengan skor 11-21, 21-10, dan 21-16.
"Gim pertama Li/Liu cukup percaya diri, sementara kami selalu tertekan. Mereka benar-benar ingin mengalahkan kami karena sebelumnya kalah terus. Jadi, mereka punya motivasi yang sangat tinggi lawan kami," kata Kevin.
"Untung saja kami bisa mengembalikan keadaan. Kami mencoba bangkit, fokus, tidak putus asa, dan akhirnya bisa menang," tutur dia menambahkan.
Kevin/Marcus juara Indonesia Master (Foto: Antara/Hafidz Mubarak)
Sama halnya seperti Kevin, Marcus mengaku sangat puas karena meraih gelar pada turnamen pertamanya di Istora GBK setelah renovasi. Ia pun meyakini, skuat PBSI lainnya bisa meraup banyak kesuksesan musim ini.
ADVERTISEMENT
"Senang banget ya pasti bisa juara di Istora. Gim pertama mereka start lebih cepat, sedangkan kami belum panas di awal. Gim kedua (kami) bisa bangkit dan balik unggul. Suporter juga banyak yang mendukung kami," ucap Marcus.
"Peluang Indonesia pun kini jauh lebih bagus daripada tahun kemarin. Tunggal putra lebih kuat dan ganda merata. Saya optimistis hasilnya lebih bagus," tutupnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan