4 Fakta Putri KW, Tunggal Putri RI yang Juarai Spain Masters 2021

24 Mei 2021 20:20 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Putri Kusuma Wardhani, juara Spain Masters 2021. Foto: PBSI
zoom-in-whitePerbesar
Putri Kusuma Wardhani, juara Spain Masters 2021. Foto: PBSI
ADVERTISEMENT
Putri Kusuma Wardani (Putri KW) menjadi salah satu atlet bulu tangkis Indonesia yang sukses memenangi final Spain Masters 2021, Minggu (23/5). Ia menjadi juara dari sektor tunggal putri.
ADVERTISEMENT
Perempuan yang akrab disapa Putri KW itu berhasil merengkuh gelar juara usai menumbangkan unggulan tiga asal Denmark, Line Christophersen, dalam dua gim langsung; 21-15, 21-10.
Capaian ini tentu menjadi torehan yang membanggakan pemain bulu tangkis 18 tahun itu. Mengingat umurnya yang masih muda, Putri KW mesti masih punya banyak kesempatan untuk memanen gelar.
Berikut ini kumparan sajikan fakta Putri KW, tunggal putri Indonesia yang berjaya di Spain Masters 2021.

1) Khas dengan Teriakan dan Poni Dikuncir

Aksi pemain tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, pada ajang Kejuaraan Dunia Junior Bulutangkis 2019. Foto: dok. media PBSI
Putri KW bisa jadi salah satu yang mencolok di lapangan bulu tangkis karena keunikannya, yakni berteriak tiap mencetak angka dan poninya yang dikuncir ke atas.
Soal teriakannya itu, Putri KW mengaku diajari oleh sang ayah. Selain itu, ia merasa hambar jika dalam pertandingan tak ada teriakan yang keluar di lapangan.
ADVERTISEMENT
"Main sambil teriak itu diajari sama papa. Lama-lama kalau nggak teriak itu hampa. Kayak nggak enak gitulah," ungkap Putri KW dikutip dari Instagram PBSI.
Putri Kusuma Wardani di Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2020. Foto: Aditia Rizki Nugraha/kumparan
Sementara soal gaya rambutnya, Putri KW mengaku poninya kadang menutupi mata sehingga mengganggu saat bertanding. Ia pun terbiasa untuk menguncirnya ke atas.
"Jadi dulu poni halangi dan dikuncir ke atas, nggak dipotong, malah jadi keterusan. Pengin panjang tapi banyak yang bilang, kalau KW kayak begitu sudah ciri khas, jadi sudah pengin kayak gitu aja dulu," akunya.

2) Ngefan Carolina Marin

Carolina Marin saat berlaga dalam ajang Indonesia Masters 2020, Sabtu (18/1). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Putri KW diketahui amat mengidolakan Carolina Marin, pebulutangkis asal Spanyol yang sudah meraih banyak gelar juara selama kariernya.
Kendati demikian, Putri KW tak bisa bersua dengan panutannya tersebut lantaran Marin mengundurkan diri sehari sebelum turnamen berlangsung.
ADVERTISEMENT
Putri KW mengaku kecewa dengan kenyataan itu karena ia berharap bisa bertemu dengan idolanya. Meski begitu, ia tetap berharap bisa bertemu di kompetisi lain.
"Saya memang berharap bisa ketemu dia (Carolina Marin), tapi dia malah mundur (dari turnamen). Agak kecewa sebenarnya. Tetapi tidak apa, semoga bisa ketemu di turnamen selanjutnya,” kata Putri KW dalam siaran pers PP PBSI.

3) Juara Perdana di Level Senior

Putri Kusuma Wardani, pebulutangkis tunggal putri Indonesia. Foto: Instagram/@badminton.ina
Putri KW berhasil menjalani debutnya di level senior dengan gemilang. Bagaimana tidak, ia mampu mengalungkan emas di laga perdananya.
Permainan Putri KW memang tidak bisa diragukan lagi. Pasalnya, pemain kelahiran 20 Juli 2002 tersebut juga telah menorehkan banyak prestasi di level junior.
Pada 2019, Putri KW berhasil mendapatkan juara di turnamen Jakarta Junior International usai mengalahkan rekan senegara Maharani Sekar Batari.
ADVERTISEMENT
Selain itu, ia juga mengalungi medali perak di ajang Jaya Raya Junior International setelah takluk dari wakil China, Dai Wang, pada tahun yang sama.

4) Persembahkan Gelar Pertama untuk Tunggal Putri dalam 3 Tahun

Putri Kusuma Wardani, pebulutangkis tunggal putri Indonesia. Foto: Instagram/@badminton.ina
Hasil yang ditorehkan Putri KW dalam Spain Masters 2021 bukan hanya menandakan debut manisnya. Akan tetapi, ia juga kembali membuka keran prestasi untuk tunggal putri di turnamen Super 300.
Putri KW adalah pebulutangkis putri pertama setelah Fitriani yang berhasil merajai Thailand Masters 2019. Ia juga menjadi salah satu dari empat tunggal putri yang menjuarai turnamen Grand Prix Gold atau turnamen di atasnya.
Selain Fitriani dan Putri KW, Adriyanti Firdasari dan Lindaweni Fanetri juga pernah mengukir prestasi. Firdasari menjuarai Indonesia Masters 2014, sementara Lindaweni berjaya Syed Modi 2012.
ADVERTISEMENT
****