4 Hal Paling Ditunggu dari NBA 2020/21: Dinasti Lakers, Kebangkitan Warriors

22 Desember 2020 15:04 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pertandingan NBA antara Dallas Mavericks dan New Orleans Pelicans.  Foto: Kevin Jairaj-USA TODAY Sports
zoom-in-whitePerbesar
Pertandingan NBA antara Dallas Mavericks dan New Orleans Pelicans. Foto: Kevin Jairaj-USA TODAY Sports
ADVERTISEMENT
NBA akan segera memulai musim baru. Walau waktu mulainya harus mundur gara-gara kompetisi musim lalu tertangguhkan akibat pandemi corona, keseruannya dijamin tetap terasa.
ADVERTISEMENT
Babak pertama musim reguler akan dimulai pada 23 Desember 2020 dan dijadwalkan berakhir pada 5 Maret 2021. Juaranya kemungkinan baru akan diketahui di pertengahan 2021 karena Playoffs NBA dijadwalkan berlangsung selama 23 Mei-23 Juli.
Los Angeles Lakers selaku juara NBA musim lalu dipastikan bakal mati-matian mempertahankan gelarnya. Sementara itu, tidak akan mudah bagi LeBron James dan kolega melakukannya karena tim-tim lain juga bakal ngotot merebut cincin juara.
Jadi, apa yang bisa kita nantikan dari babak baru liga bola basket paling bergengsi di dunia itu?

1) Mampukah Lakers membangun dinasti baru?

Penggemar merayakan kemenangan Lakers di Kejuaraan NBA 2020, di Los Angeles, California, AS, (11/10). Foto: Ringo Chiu/REUTERS
Sejarah mencatat bahwa meraih gelar juara NBA dua kali berturut-turut itu tidak akan mudah. Namun, jika bisa melakukannya, Lakers punya kans membangun dinasti laiknya di era Kobe Bryant, Magic Johnson, Jerry West, hingga James Worthy dulu.
ADVERTISEMENT
Keputusan memperbarui kontrak Anthony Davis membuktikan keseriusan Lakers untuk mempertahankan gelar NBA. Jika LeBron James bisa menjaga kebugarannya sepanjang tahun, sulit disanggah bahwa Lakers dapat menjadi ancaman besar bagi tim lain.
Sekarang, semua tergantung pada LeBron, Davis, dan rekan-rekannya untuk membawa tim menuju kemenangan. Kalau menurut kalian bagaimana?

2) Giannis Antetokounmpo perpanjang kontrak, Bucks siap juara?

Penggawa Milwaukee Bucks, Giannis Antetokounmpo, melakukan dunk. Foto: Tommy Gilligan-USA TODAY Sports via Reuters
Milwaukee Bucks dan para penggemarnya berhak lega usai Giannis Antetokounmpo memperpanjang kontrak hingga lima tahun ke depan. Hal itu bisa menjadi harapan dan motivasi baru, sekaligus menghapus ingatan tentang kekalahan di semifinal NBA Wilayah Timur pada musim lalu.
Akan tetapi, ada pertanyaan yang belum terjawab: Apakah hal tersebut cukup untuk membuat Bucks menjadi juara pada tahun ini?
ADVERTISEMENT
Secara umum, Milwaukee Bucks dapat dikatakan sebagai tim bertabur bintang berbakat. Selain Giannis, ada Khris Middleton dan Brook Lopez, misalnya, yang membantu mereka meraih peringkat pertama untuk babak penyisihan pada musim lalu.
Namun sayang, para pemain itu belum tampak memiliki "mental juara". Mungkin, Bucks harus menambah satu pemain andal lagi untuk meraih gelar juara pertama sejak 1971.
Pada tahun tersebut, duet Oscar “the Big O” Robertson dan Kareem Abdul-Jabbar terbukti ampuh dan menghadiahkan gelar juara satu-satunya bagi Bucks hingga saat ini.

3) Bisakah Miami Heat ulangi kesuksesan?

Dwyane Wade beraksi pada pertandingan antara OKC Thunder dan Miami Heat. Foto: Reuters/Alonzo Adams
Pada musim lalu, Miami Heat tampil memukau dengan skuat yang berisikan perpaduan pemain muda dan veteran. Jajaran pemain muda naik daun, seperti Tyler Herro, Bam Adebayo, dan Jimmy Butler sebagai sorotan utama, mengantar tim itu ke final.
ADVERTISEMENT
Sayangnya, Miami Heat harus mengakui kehebatan Lakers di final. Lebih miris lagi, walau bisa tampil memukau, tetap saja banyak pakar dan penggemar olahraga mengatakan bahwa semua itu hanya keberuntungan.
Mereka juga mengatakan bahwa Heat tidak akan mengulangi prestasi tersebut pada tahun ini. Kritik tersebut diharapkan membakar semangat tim muda ini untuk membuktikan bahwa mereka tidak mengandalkan keberuntungan semata untuk menang.

4) Menanti kebangkitan Warriors

Pemain Golden State Warriors, Draymond Green, saat menghadapi Minnesota Timberwolves. Foto: David Berding-USA TODAY Sports via Reuters
Apa kabar Golden State Warriors? Jangan lewatkan tim satu ini dari perbincangan.
Sejak kekalahan dari Toronto Raptors di NBA Finals 2019, Warrios bak singa luka yang tertidur pulas. Pada tahun itu, cedera yang melanda tim tersebut juga tidak membantu Warriors bangkit. Selain itu, ketidakhadiran Klay Thompson berperan besar dalam kemunduran Warriors.
ADVERTISEMENT
Akan tetapi, musim ini bisa menjadi tahun kebangkitan Warriors. Walaupun Klay Thompson dipastikan masih absen karena cedera, kembalinya Stephen Curry akan membawa angin segar bagi pasukan Steve Kerr.
Pada 23 Desember 2020, Warriors akan menghadapi Brooklyn Nets. Hari laga mereka berbarengan dengan pertandingan Los Angeles Lakers vs Los Angeles Clippers.
----
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.