5 Alasan Charles Oliveira Bisa Jadi Penakluk Pertama Khabib Nurmagomedov

kumparanSPORTverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petarung UFC, Charles Oliveira. Foto: Dok. UFC
zoom-in-whitePerbesar
Petarung UFC, Charles Oliveira. Foto: Dok. UFC

Charles Oliveria resmi menjadi penerus Khabib Nurmagomedov di UFC. Usai menaklukkan Michael Chandler di UFC 262, Minggu (16/5) pagi WIB, ia berhak atas sabuk juara kelas ringan.

Ya, usai Khabib resmi menyatakan pensiun, titel kelas ringan UFC memang sempat tak bertuan. Namun kini, Oliveria adalah pemegang sabuk tersebut setelah memastikan kemenangan TKO atas Chandler pada ronde kedua.

Tak pelak, nama Oliveira kini semakin dikenal publik mancanegara. Sebagai juara baru, ia lalu disanding-sandingkan dan coba dicari persamaan dan perbedaannya dengan Khabib.

Akan tetapi, jika kita berandai-andai terjadi duel antara Oliveira vs Khabib, lantas siapakah pemenangnya? Setidaknya, menurut Sportskeeda, ada 5 alasan si petarung Brasil bisa mengalahkan si petarung asal Dagestan. Silakan disimak.

1) Charles Oliveira sedang 'On Fire'

Pertandingan UFC 262 antara Michael Chandler vs Charles Oliveira di Toyota Center. Foto: Troy Taormina-USA TODAY Sports/Reuters

Charles Oliveira melanjukan sembilan kemenangan beruntun yang dimulai pada Juni 2018. Ia sedang mengalami kebangkitan karier dan sekarang berada di puncak kejayaannya sejak melakukan debut di UFC pada Agustus 2012.

Sementara itu, andai tahun ini tiba-tiba Khabib kembali dari pensiun dan menantang Oliveira, kondisi fisiknya sedang tak sebaik pada masa jayanya. Ia memang bisa mendominasi duel, tetapi bukan tak mungkin juga bernasib serupa dengan Chandler.

2) Charles Oliveira selalu berkembang dari duel ke duel

Pertandingan UFC 262 antara Michael Chandler vs Charles Oliveira di Toyota Center. Foto: Troy Taormina-USA TODAY Sports/Reuters

Charles Oliveira telah banyak belajar dari pengalaman. Sebelum meraih sembilan kemenangan beruntun, ia kalah empat dari enam pertarungannya dalam periode antara Agustus 2015 dan Desember 2017.

Kenapa begitu? Karena Oliveira terlalu mudah dipukul dan rentan terekan guillotine. Dia juga menderita beberapa cedera serius yang mengancam karier UFC-nya.

Namun sekarang, tekniknya berkembang. Teknik striking-nya menjadi yang paling meningkat pesat. Itulah yang membuat Chandler tumbang. Khabib jelas harus pintar-pintar menangkis tinju-tinju maut Oliveira.

3) Charles Oliveira Unggul Stamina dari Khabib Nurmagomedov

Petarung bela diri campuran asal Dagestan, Khabib Nurmagomedov. Foto: Getty Images/Ed Mulholland

Charles Oliveira dinilai memiliki stamina yang terbaik dibanding semua petarung di kelas ringan UFC sekarang. Salah satu buktinya, ia masih sanggup bertahan dan menang, meski sempat kalah dominan dari Chandler di ronde pertama.

Untuk diketahui, ia sebelumnya bertarung di kelas bulu dan terlihat lebih mudah mengondisikan diri di kelas ringan. Khabib Nurmagomedov juga dikenal memiliki stamina yang oke. Namun, kalau bicara sekarang, Oliveira mungkin lebih unggul.

4) Tinju mematikan

Pertandingan UFC 262 antara Michael Chandler vs Charles Oliveira di Toyota Center. Foto: Troy Taormina-USA TODAY Sports/Reuters

Sekali lagi ditegaskan, Charles Oliveira memiliki pukulan mematikan. Dia memiliki kepercayaan pada tinjunya, meskipun melawan salah satu pemukul paling kuat di kelas ringan.

Dari 31 kemenangan profesionalnya, sembilan di antaranya melalui TKO/KO. Dan tiga dari lima pertarungan terakhirnya di UFC berakhir melalui tinju. Sementara itu, Khabib mengandalkan ancaman takedown, sehingga Oliveira mungkin petarung yang sempurna untuk melawannya.

5) Charles Oliveira pemegang sabuk hitam Brazilian Jiu Jitsu

Ilustrasi ring andalan UFC, Octagon. Foto: Wikimedia Commons

Charles Oliveira memiliki kombinasi keterampilan yang sempurna untuk meniadakan gulat ofensif Khabib dan kehebatannya di posisi teratas. 'Do Bronx' memiliki banyak kuncian dari punggungnya, dan telah menundukkan lawan dengan teknik anaconda, rear-naked, guillotine, dan triangle chokes di UFC.

Wajar bagi pemegang sabuk hitam tingkat 3 Brazilian Jiu Jitsu. Kombinasi tersebut berbahaya bagi Khabib Nurmagomedov.

***

embed from external kumparan