5 Fakta Aprilia Manganang, Eks Pevoli Putri yang Kini Jadi Laki-laki

Aprilia Manganang tengah menjadi sorotan. Mantan pemain voli putri nasional yang juga Sersan Dua TNI tersebut telah resmi mengalami pergantian status dari wanita ke laki-laki.
Nama Aprilia sebelumnya dikenal sebagai pemain voli. Dengan postur tubuhnya yang gagah dan kekuatannya, ia dengan cepat menjadi bintang lapangan bola voli.
Selama berkarier sebagai pevoli, Aprilia tak hanya mentas di kompetisi lokal, tetapi juga di panggung internasional. Ia juga pernah memperkuat Timnas Indonesia di ajang Sea Games.
Nah, selain itu ada sejumlah fakta tentang Aprilia Manganang. Berikut kumparan rangkum lima di antaranya.
1. Diresmikan Sebagai Laki-laki oleh TNI
Perubahan status Aprilia dari wanita menjadi laki-laki disampaikan oleh KSAD TNI AD Jenderal Andika Perkasa di Jakarta, Selasa (9/3).
Andika mengatakan Aprilia terlahir sebagai seorang laki-laki. Namun, dia mengalami kelainan sistem reproduksi yang disebut Hisposdia.
April lahir tumbuh besar diklaim wanita, akte wanita, tapi penampilan tak seperti wanita,'' kata Andika.
2. Sempat Dipertanyakan Jenis Kelaminnya
Jenis kelamin Aprilia Manganang pernah jadi teka-teki. Pasalnya, banyak yang meragukan eks pevoli Timnas Putri Indonesia itu adalah seorang wanita.
Pada ajang SEA Games di Singapura 2015 lalu, Tim voli Filipina meminta adanya tes kepada Manganang. Hal ini dilakukan usai Tim Voli Filipina kalah dari Indonesia dengan skor 25-22, 25-20, dan 25-14.
Status kelamin Aprilia juga sempat dipertanyakan saat mengikuti Liga Bola Voli Indonesia (Proliga) pada 2011 dan 2013 karena postur tubuhnya yang gagah dan tenaganya yang kuat
3. Punya Prestasi Mentereng
Karier profesional Aprilia sebagai pevoli dimulai saat bergabung dengan tim Alco Bandung pada 2011 silam. Ia kemudian pindah ke BNI46, Manokwari Valeria, dan Jakarta Elektrik PLN.
Perjalanannya sebagai pevoli tak hanya bermain di dalam negeri. Selain membela Timnas Indonesia di ajang SEA Games, ia juga pernah bergabung dengan klub asal Thailand yakni Generali Supreme Chonburi-E.Tech.
Selain itu, Aprilia juga menorehkan beberapa prestasi bergengsi, yakni menjuarai Pertamina Proliga dua musim beruntun pada 2015 dan 2016. Prestasi individual juga beberapa kali, ia raih, seperti empat kali pemain terbaik (MVP) pada 2016, 2017, dan 2019.
4. Sudah Lama Menunggu Jadi Laki-laki
Seperti yang disebutkan sebelumnya, Aprilia terlahir sebagai seorang laki-laki. Namun, dia mengalami kelainan sistem reproduksi yang disebut Hisposdia.
Kini, status Aprilia telah resmi berganti menjadi laki-laki dan ia mengaku sudah menunggu-nunggu hal ini sejak lama.
Ini momen yang sangat saya tunggu Bapak. Saya bahagia banget. Puji Tuhan Yesus saya bisa lewati ini dan saya sangat bersyukur Tuhan pakai Bapak dan Ibu untuk mempertemukan saya," kata Aprilia secara virtual dalam konferensi pers.
5. Pensiun dari Voli pada 2020
Aprilia memutuskan pensiun saat berusia 28 tahun pada September 2020 silam. Pengumuman tersebut ia sebarkan melalui sebuah unggahan di media sosial pribadinya.
"Pada kesempatan ini, saya menyatakan kepada pecinta bola voli Indonesia, saya Aprilia Manganang, resmi mengundurkan diri sebagai pemain voli," tulis Aprilia di Instagram.
"Mengapa saya mengambil keputusan ini, karena ingin hidup lebih baik, meraih kebenaran dalam hati saya, kedamaian. Karena itu, ini keputusan yang terbaik buat saya. God bless you,” pungkasnya.
****
