5 Momen Persahabatan Pasangan Emas Markis Kido & Hendra Setiawan

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Markis Kido (kanan) dan Hendra Setiawan (kiri) dari Indonesia berpose dengan medali emas saat upacara penghargaan di Asian Games ke-16 di Guangzhou pada 20 November 2010. Foto: LIU JIN/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Markis Kido (kanan) dan Hendra Setiawan (kiri) dari Indonesia berpose dengan medali emas saat upacara penghargaan di Asian Games ke-16 di Guangzhou pada 20 November 2010. Foto: LIU JIN/AFP

Markis Kido dan Hendra Setiawan pernah menjadi pasangan ganda putra bulu tangkis yang paling disegani lawan-lawannya. Mereka adalah dua sosok yang telah mengharumkan nama Indonesia, terutama kala meraih emas Olimpiade.

Namun, kabar sedih mencuat pada Senin (14/6). Kido lebih dahulu berpulang menghadap Sang Pencipta di usia 36 tahun. Serangan jantung disinyalir sebagai penyebab wafatnya sang legenda.

Walau begitu, jejak tinta emas Kido akan abadi. Wabil khusus, sederet prestasi menterengnya kala masih bermitra dengan Hendra.

Pada stori ini, kami ingin mengajak kalian untuk kembali mengenang persahabatan dan perjalanan karier Kido bersama Hendra. Silakan disimak.

1) Turnamen pertama Markis Kido & Hendra Setiawan

Markis Kido dan Hendra Setiawan di masa muda. Foto: Instagram/@markis_kido11

Markis Kido dan Hendra Setiawan disinyalir pertama kali dipertemukan dalam sebuah turnamen bulu tangkis yang dihelat pada tahun 1999. Kala itu, keduanya masih berusia 15 tahun, sebuah masa pijakan awal mereka menuju panggung dunia.

Setelahnya, Kido/Hendra kian nyetel. Mereka terus berkompetisi dari turnamen level nasional hingga internasional. Pada 2005, Kido/Hendra menjuarai Kejuaraan Bulu Tangkis Asia dan Indonesia Open.

2) Markis Kido/Hendra Setiawan jadi ganda putra nomor 1 dunia

Pasangan ganda putra Indonesia Markis Kido (kiri) dan Hendra Setiawan berdiri di podium pemenang di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di Kuala Lumpur, 19 Agustus 2007. Foto: TENGKU BAHAR/AFP

Pada tahun 2006, Markis Kido/Hendra Setiawan menjuarai Jakarta Satellite, Hong Kong Open, dan China Open. Pada turnamen yang disebut terakhir, mereka mengalahkan Cai Yun/Fu Haifeng 21-16, 21-16.

Pada tahun 2007, mereka berhasil mencapai ranking 1 dunia untuk sektor ganda putra. Ini karena Kido/Hendra sering menang dan menjadi juara di berbagai turnamen.

3) Markis Kido/Hendra Setiawan raih medali emas Olimpiade

Markis Kido (kanan) dan Hendra Setiawan dari Indonesia mengangkat medali emas mereka di Olimpiade Beijing 2008 di Beijing pada 16 Agustus 2008. Foto: GOH CHAI HIN/AFP

Prestasi terbaik dan yang paling diingat publik dari Markis Kido & Hendra Setiawan adalah medali emas Olimpiade Beijing 2008. Kala itu, mereka mengalahkan sejumlah lawan tangguh: Guo Zhendong/Xie Zhongbo asal China, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong asal Malaysia, Lars Paaske/Jonas Rasmussen asal Denmark.

Puncaknya, Kido/Hendra mengalahkan Cai Yun/Fu Haifeng di partai puncak. Mereka menang dalam tiga gim ketat dengan skor akhir 12–21, 21–11, 21–16.

4) Akhir kemitraan Markis Kido & Hendra Setiawan di lapangan

Markis Kido dan Hendra Setiawan pada Maret 2021. Foto: Instagram/@markis_kido11

Markis Kido dan Hendra Setiawan masih terlihat berpasangan pada 2012. Mereka menjuarai Singapore Open (mengalahkan Ko Sung-hyun/Yoo Yeon-seong asal Korea Selatan di final) dan Australian Open (mengalahkan Fang Chieh-min/Taipei Lee Sheng-mu asal Taiwan di final).

Namun, pada tahun itu, Kido dan Hendra juga mengakhiri kemitraan di lapangan. Kido mulai berpasangan dengan pemain lain, seperti Alvent Yulianto dan adiknya sendiri, Pia Zebadiah Bernadet.

5) Hendra Setiawan sedih atas meninggalnya Markis Kido

Markis Kido (kanan) bersama Hendra Setiawan melawan Lee Jae Jin/Jung Jae Sung (Korea Selatan) di Piala Sudirman 2007. Foto: Kieran Dodds/AFP

Walau sudah tak lagi bersama, Hendra Setiawan dan Markis Kido masih suka saling sapa. Persahabatan mereka terjaga dan beberapa kali bermain bulu tangkis bersama.

Maka dari itu, Hendra sangat sedih saat mendengar Kido wafat. Ia mengunggah caption emosional di Instagram.

"Ikut berduka cita yang sangat mendalam buat salah satu partner terbaik saya dalam suka maupun duka. Dia salah satu pemain yang luar biasa dan sangat bertalenta," tulis Hendra dalam Instagram pribadinya.

"Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih karena sudah menjadi partner yang sangat baik buat saya dalam waktu menang ataupun kalah.. Terima kasih sudah berpartner mulai dari nol dan berjuang bersama selama 14 tahun. Terima kasih Kido & selamat jalan," tandasnya.

***

embed from external kumparan