Ada Petuah Mutiara Michael Jordan di Balik Karier Masyhur Shaquille O' Neal

Shaquille O’Neal menaruh respek yang besar terhadap Michael Jordan. Tubuh besar O’Neal boleh jadi membuat nyali lawan-lawannya di NBA dulu ciut. Namun jika mesti berhadapan dengan Jordan, yang terjadi adalah sebaliknya.
Jordan menjadi rookie NBA pada 1984, sedangkan O'Neal baru masuk pada 1992. Artinya, ketika The Big Aristotle baru merintis karier seumur jagung bersama Orlando Magic, His Airness sudah memiliki dua cincin NBA bersama Chicago Bulls.
O’Neal sebetulnya memiliki reputasi bagus selama bermain di level universitas bersama LSU Tigers. Namun, karier cemerlangnya di tingkat amatir itu tak menolong kepercayaan dirinya kala mesti berhadapan dengan Jordan.
“Sebelum pertandingan [melawan Bulls], saya sangat ketakutan,” kata O’Neal pernah mengakuinya kepada NBA TV pada era 1990-an, dikutip dari Sports Casting.
Hal yang ditakutkan Shaquille O’Neal adalah Michael Jordan akan melakukan aksi posterized terhadapnya. Pria asal New Jersey itu akan sangat malu jika jutaan pasang mata melihat Jordan melakukan hal tersebut padanya.
Akhirnya, dalam sebuah laga Magic vs Bulls, O’Neal terpaksa mengasari Jordan. Ia menjatuhkan Jordan dengan melakukan pelanggaran berat.
Namun uniknya, Jordan kemudian tidak marah kepada O’Neal. Sebaliknya, pria kelahiran Brooklyn itu memberi nasihat untuk sang pemula.
“Mike juga mengajari saya sesuatu yang sangat berharga. Jadi, saya saya mau membantunya [berdiri], dia berkata, 'Jangan pernah membantu siapa pun. Pelanggaran besar. Jangan lakukan itu. Saya tidak membutuhkan bantuanmu, tetapi saya akan kembali. Jangan khawatir'," kenang O'Neal.
Pada Mei 1996, Shaquille O’Neal kembali mendapat pelajaran berharga dari Michael Jordan. Ini terjadi pada laga Orlando Magic vs Chicago Bulls di Eastern Conference Finals.
Singkat cerita, Bulls yang dipimpin Jordan menang 4-0 atas O'Neal dan Magic-nya. Dalam perjalanan ke luar lapangan, legenda yang akrab disapa MJ itu memberi beberapa kata bijak kepada pria besar yang acap disebut Shaq tersebut.
"Mike adalah orang yang mengajari saya cara naik ke level berikutnya. Saat keluar dari lapangan, Mike menarik saya dan berkata, 'Sebelum Anda berhasil, Anda harus belajar untuk gagal dulu'. Itu membantu saya," jelas O’Neal.
Pada akhir kariernya, O'Neal pensiun sebagai legenda yang mengoleksi empat cincin kejuaraan NBA bersama Los Angeles Lakers. Terlepas dari kerja kerasnya, nama Jordan terselip sebagai salah satu orang yang berjasa besar membangun karier legendaris O'Neal.
***
