Bola & Sports
·
9 Juni 2021 17:59
·
waktu baca 1 menit

Anak Michael Schumacher Marah ke Rekan Setim: Dia Mau Bunuh Kita!

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Anak Michael Schumacher Marah ke Rekan Setim: Dia Mau Bunuh Kita! (63201)
searchPerbesar
Mick Schumacher, anak Michael Schumacher. Foto: ANDREJ ISAKOVIC / AFP
Anak Michael Schumacher, Mick Schumacher, masih belum bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya di lintasan Formula 1 (F1). Teranyar, pebalap 22 tahun itu menjadi viral karena mengungkapkan kekesalannya pada rekan setim.
ADVERTISEMENT
Mick tergabung dalam tim Haas F1 Team di F1 2021 bersama satu pebalap lain, Nikita Mazepin. Dalam seri balapan GP Azerbaijan pada pekan lalu, pebalap asal Jerman itu membeberkan kekesalannya pada Mazepin di radio tim.
"Apa-apaan itu!? Yang benar saja? Serius, apakah dia ingin membunuh kita!?" kata Mick.
Itu karena pada lap terakhir balapan F1 GP Azerbaijan 2021, Minggu (6/6) lalu, Mazepin melakukan manuver berbahaya saat Mick mencoba untuk menyalipnya. Keduanya nyaris bertabrakan, tetapi akhirnya tak terjadi kecelakaan fatal.
Kepala Haas F1 Team, Guenther Steiner, lalu memberi klarifikasi terkait hal itu. Katanya, ini semua hanya kesalahpahaman.
"Jelas, ada situasi di trek lurus yang semuanya diselesaikan, dan kami telah membereskannya. Ada beberapa kesalahpahaman, tetapi kami baik-baik saja dan semua telah move on," jelasnya, dikutip dari The Sun.
ADVERTISEMENT
Mick Schumacher finis ke-13 di balapan F1 GP Azerbaijan 2021. Itu artinya, ia lagi-lagi gagal mencetak poin. Sang juara F2 2020 masih jauh dari jejak emas sang ayah, Michael Schumacher.
Sementara itu, Nikita Mazepin sendiri finis di urutan ke-14. Pebalap kelahiran Rusia ini merupakan salah satu figur yang banyak dibenci pencinta F1, terutama karena kelakuannya di luar lintasan.
***
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020