Atlet Renang Olimpiade 2020 Ternyata Hobi Bekam, Memang Ada Manfaatnya?
·waktu baca 1 menit

Pemandangan menarik muncul di cabang olahraga renang Olimpiade 2020. Ada beberapa atlet yang tampak memiliki tanda bekas bekam pada tubuh mereka. Apakah itu memberi manfaat khusus.
Contoh atlet yang terlihat mempunyai bekas bekam di tubuhnya adalah Kyle Chalmers asal Australia. Pada akhirnya, ia meraih 3 medali (1 perak dan 2 perunggu) dari lomba di 3 nomor berbeda.
Ada pula atlet Jepang bernama Akira Namba. Ia bertanding di nomor 4x100 meter gaya bebas beregu dan gagal meraih medali.
Terlepas dari prestasi mereka, apa sih sebenarnya fungsi bekam bagi atlet renang?
Bekam diyakini dapat merangsang otot dan aliran darah, sekaligus menghilangkan rasa sakit. Jadi, para perenang menggunakannya agar peredaran darah mereka lancar saat bertanding.
Namun sebetulnya, manfaat dari bekam untuk atlet renang masih diragukan. Robert Glatter, seorang dokter darurat di Lenox Hill Hospital di New York dan mantan dokter untuk tim New York Jets (American Football), mengatakan kepada USA Today bahwa hanya ada sedikit penelitian tentang bekam, tetapi penelitian itu dilakukan dengan buruk.
Menurut pemaparan news.com.au, pada 2012, tinjauan terhadap 135 penelitian tentang bekam menemukan fakta bahwa bekam memiliki beberapa manfaat untuk mencegah herpes zoster, kelumpuhan wajah, jerawat, dan keausan terkait usia pada cakram tulang belakang leher. Nyaris tak ada hubungannya dengan renang.
Lalu, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Traditional and Complementary Medicine pada 2019, disebut bahwa uji klinis acak besar, tinjauan sistematis, dan meta-analisis di masa depan diperlukan untuk mengungkapkan efek penuh dari bekam.
“Salah satu pandangan kontroversial tentang terapi bekam adalah bahwa terapi itu hanya memiliki efek plasebo,” kata studi tersebut, dikutip dari 7news.com.au.
"Teori plasebo tentang terapi bekam ini akan tetap hidup sampai mekanisme yang andal dan valid ditemukan," lanjut penelitian itu.
