Bintang Kembar Voli Wanita Korsel Diskors Akibat Kasus Bullying

kumparanSPORTverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bintang kembar voli wanita Korea Selatan Lee Jae-yeong (kiri) dan Lee Da-yeong (kanan). Foto: South Korea OUT via AFP
zoom-in-whitePerbesar
Bintang kembar voli wanita Korea Selatan Lee Jae-yeong (kiri) dan Lee Da-yeong (kanan). Foto: South Korea OUT via AFP

Dua bintang bola voli wanita Korea Selatan (Korsel), Lee Jae-yeong dan Lee Da-yeong, diskors dari tim nasional. Sebabnya, pevoli kembar itu dituduh telah melakukan aksi bullying di sekolah.

Jadi, kasus itu terjadi sudah lama. Menurut pemaparan South China Morning Post, Lee bersaudara telah mengaku bahwa benar mereka telah menindas rekan satu tim mereka 10 tahun lalu di sekolah menengah dan telah meminta maaf kepada para korban.

Lalu, kenapa baru ramai sekarang? Diwartakan France24, dua pemain voli berusia 24 tahun itu dituduh melakukan bullying usai menyebarnya sebuah poster online pada pekan lalu.

Isi poster online itu berisi klaim dari mantan rekan setim sekolah menengah Lee Jae-yeong dan Lee Da-yeong. Intinya, ada 21 tuduhan ke arah mereka, termasuk kekerasan fisik, mencuri uang, dan mengancam dengan pisau.

Ilustrasi Olahraga Voli Foto: Pixabay

Setidaknya, ada empat korban Lee bersaudara. Kasus ini ketahuan, menjadi viral di Korea Selatan, dan akhirnya mereka diskors dari tim nasional. Selain itu, mereka juga diskors oleh klub mereka, Heungkuk Life Insurance Pink Spiders, klub voli wanita terbesar di 'Negeri Ginseng', sejak Senin (15/2) tanpa batas waktu.

"Kami sangat menyesal dan merasa sangat bertanggung jawab karena mengecewakan semua orang yang menyukai bola voli. Kekerasan di sekolah adalah sesuatu yang seharusnya tidak pernah terjadi, dan tidak dapat ditoleransi dengan alasan apa pun," bunyi pernyataan resmi Pink Spiders.

Kasus ini terbilang sangat viral di Korsel. Sebab, Lee Jae-yeong dan Lee Da-yeong adalah pemain voli andalan timnas dan dianggap sebagai 'atlet selebriti'. Ditambah lagi, bullying adalah masalah yang menjadi perhatian serius di sana.

Kasus ini juga mengganggu persiapan Timnas Voli Korea Selatan jelang Olimpiade Tokyo. Sebagai informasi, keduanya ada dalam tim Korea Selatan yang memenangi medali emas Asian Games 2014 dan medali perunggu Asian Games 2018.

***