Bolden & Prastawa Optimistis Timnas Basket RI Bisa Lebih Kuat: Tak Ada Batasan!
ยทwaktu baca 3 menit

Penggawa Timnas Basket RI, Marques Bolden dan Andakara Prastawa Dhyaksa, optimistis dengan masa depan basket Indonesia. Menurut keduanya, potensi Tim 'Merah-Putih' untuk bersinar di masa datang masih sangat besar. Bagi Bolden, tak ada batasan untuk Indonesia berkembang.
Bolden dan Prastawa menjadi bagian dari skuad Timnas Basket Indonesia di FIBA Asia Cup 2022. 'Merah-Putih' berhasil lolos dari fase grup dengan satu kemenangan dan dua kekalahan.
Sayangnya, langkah Indonesia terhenti di playoff perempat final. Bolden cs takluk dari China dengan skor 58-108 di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Senin (18/7) lalu.
Kekalahan tersebut bukan saja berarti Timnas Basket RI tak lolos ke perempat final FIBA Asia Cup 2022. Akan tetapi, Indonesia juga membuang kesempatan untuk tampil di Piala Dunia FIBA 2023.
Kendati demikian, Marques Bolden tak patah arang. Menurutnya, Timnas Basket masih akan terus berkembang karena masih banyak potensi yang bisa digali dari pemain Indonesia.
"Hal yang harus dilakukan ke depannya adalah tetap yakin karena kami telah menunjukkannya bahwa kami mampu bersaing dengan tim Asia lainnya," ungkap Bolden dalam konferensi pers di Istora GBK, Selasa (19/7).
"Ada banyak talenta di Indonesia dan saya rasa kami perlu belajar lebih banyak lagi. Kami hanya perlu lebih banyak waktu bermain di level tinggi dan melawan tim yang kuat. Saya pikir kami tidak memiliki batasan," tambahnya.
Setali tiga uang dengan Bolden, Andakara Prastawa juga mengungkapkan bahwa basket Indonesia bisa akan bersinar. Pasalnya, saat ini banyak pemain-pemain muda menjanjikan.
"Saya sudah dari 2013 bersama Timnas dan menurut saya ini Timnas yang paling beda, paling siap, dan potensial banget. Ada Bolden yang masih 24 tahun, Derrick Michael masih 19 tahun," ujar Prastawa.
"Masih banyak pemain-pemain muda yang potensinya masih bisa jauh lebih dari ini, jadi ini permulaan buat Timnas ke depannya. Nanti, akan ada SEA Games dan Asian Games, jadi kami akan terus bersiap," lanjutnya.
Bolden menambahkan, perlunya pengembangan talenta pemain dari hal dasar. Pasalnya, skuad Timnas Basket saat ini sudah memiliki inti yang kuat.
Saat ini, Timnas Basket memang banyak diperkuat dengan pemain muda seperti Bolden sendiri dan Derrick. Pengalaman dari para senior juga bisa dijadikan pembelajaran.
"Menurut pandangan saya, kami harus melanjutkan pengembangan dari hal dasar karena saya merasa kami memiliki inti yang kuat untuk masa depan," ungkap Bolden.
"Ada saya baru 24 tahun, kami punya Yudha [Saputera], Arighi, kami punya banyak pemain yang berencana membela Timnas Basket untuk waktu yang lama."
"Belajar dari pemain seperti Prastawa, Arki Dikania, dan Brandon Jawato, yang telah membela Timnas Basket sebelumnya. Saya rasa yang terpenting bagi kami adalah memperoleh pengalaman," tandasnya.
