Brutalnya Khabib Nurmagomedov Muda: Pukuli Lawan Sampai Terkapar
·waktu baca 2 menit

Mantan juara dunia kelas ringan UFC, Khabib Nurmagomedov, adalah seorang pegulat yang mumpuni. Akan tetapi, ia juga pernah melakukan aksi brutal dalam duel.
Sebelum namanya naik daun, Khabib adalah seorang penyabet medali emas di Kejuaraan Dunia World Combat Sambo Federation (WCF) pada 2009 dan 2010 silam.
Petarung kelahiran Dagestan, Rusia, tersebut kini mungkin terlihat lebih kalem. Akan tetapi, masa mudanya penuh dengan api yang membara. Hal itu terlihat di Kejuaraan Dunia WCF 2010.
Khabib turun di kelas 82 kilogram dalam ajang yang digelar 18 Desember 2010 di Moscow, Rusia, tersebut. Ia melawan Algeriev Ramzan dari Kazakhstan.
Ramzan sejatinya lebih agresif dengan melemparkan beberapa tendangan dan pukulan di awal duel. Sementara itu, Khabib bermain sabar hingga berhasil mendapatkan takedown.
Keduanya kemudian bergulat di atas kanvas. Khabib sebelumnya berada di bawah sambil menerima pukulan sebelum akhirnya posisi tersebut berbalik.
Akan tetapi, Khabib dalam kesulitan karena Ramzan mendekapnya dengan kuncian arm triangle choke. The Eagle akhirnya bisa keluar dari situasi tersebut dan mengunci lawannya dengan teknik armbar.
Kendati demikian, Khabib tak hanya mengunci lawannya itu. Ia juga melepaskan beberapa jotosan yang jatuh telak ke wajah Ramzan. Wasit turun tangan. Sang pegulat Kazakhstan terkapar di atas kanvas.
Khabib kemudian merayakan kemenangannya dan lalu menunjukkan sportivitasnya dengan coba membantu Ramzan bangun. Namun, lawannya itu hanya bergeming hingga ofisial masuk ke arena.
Kebrutalan yang ditunjukkan Khabib di duel tersebut jelas sudah luntur. Pemandangan yang kontras terjadi di pertarungan UFC terakhirnya saat melawan Justin Gaethje, Oktober 2020 lalu.
Khabib mengalahkan Gaethje dengan kuncian triangle choke di ronde kedua. Hanya itu, tak ada pukulan tambahan untuk membuat lawannya itu menyerah.
Selain itu, ia Khabib juga memilih kuncian triangle choke untuk mengalahkan Gaethje karena tak ingin melukainya di depan kedua orang tua petarung Amerika Serikat tersebut.
"Dia bilang, 'Saya tidak ingin menyakitinya (Gaethje) di depan orangtuanya. Jadi, jika saya mengunci dia dengan triangle, maka jika ia tidak sadarkan diri, ia tetap akan bisa bangun dan merasa baik-baik saja',” ujar Cormier dalam podcast DC & Helwani dikutip dari Sportbible.
Duel tersebut sekaligus menjadi akhir dari karier Khabib. Ia pensiun dengan catatan mentereng. Selain sebagai juara dunia kelas ringan UFC, ia memiliki rekor tak terkalahkan 29-0 selama karier profesionalnya di MMA.
***
