Bulu Tangkis Target 2 Emas SEA Games, Taufik Hidayat: Semoga Bisa Lebih

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat berbicara dalam konferensi pers kompetisi Indonesia Futsal 4 Nations World Series 2025 di Jakarta, Rabu (15/1/2025). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat berbicara dalam konferensi pers kompetisi Indonesia Futsal 4 Nations World Series 2025 di Jakarta, Rabu (15/1/2025). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora), Taufik Hidayat, berharap bulu tangkis Indonesia bisa melampaui target di SEA Games 2025. Sebelumnya, PBSI dan Pemerintah menargetkan 2 emas dari cabor ini.

Taufik, yang juga Waketum PBSI, ingin para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik di pentas SEA Games.

"Tim bulu tangkis sudah berangkat kemarin. Dan, targetnya itu dari pemerintah yaitu dua emas. Ya, mudah-mudahan bisa lebih ya," kata Taufik Hidayat di Jakarta, Minggu (7/12).

"Jangan mentang-mentang mereka di bulu tangkis, terus ngerasa enak-enakan dikasih target cuma dua [emas]. Karena kita tahu, SEA Games ini adalah suatu kebanggaan karena membela negara. Jadi, saya berharap bisa lebih dari itu," lanjutnya.

Menpora Erick Thohir (tengah), Wamenpora Taufik Hidayat (kedua kiri), dan Gubernur Jakarta Pramono Anung (kedua kanan) dalam Indonesia Sports Summit 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (6/12/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan

Sementara itu, Kabid Pembinaan dan Prestasi Pelatnas, Eng Hian, menjelaskan bahwa PBSI sudah mempersiapkan atlet dengan matang untuk menatap SEA Games.

"Kami sudah menyiapkan atlet-atlet ini dengan cukup baik dan lengkap. Selain teknik dan fisik, kami juga mengadakan sesi dengan psikolog untuk lebih menguatkan tekad dan tujuan anak-anak," kata Eng Hian, beberapa waktu lalu.

"Karena ini ajang multievent dan ada beberapa atlet baru turun pertama kali pasti merasakan atmosfer yang berbeda. Program diskusi dengan psikolog, semoga atlet-atlet lebih kuat dalam menyatukan hati, tekad dan tujuan," jelasnya.